Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Polemik Penolakan Aktivitas Restoran VIP Social Bar Oleh Warga, Walikota Salatiga Akhirnya Lakukan Mediasi

Aby Genta Putra Prasetya • Senin, 12 Mei 2025 | 21:07 WIB
Ilustrasi: Bar dan Potret Walikota Salatiga, Robby
Ilustrasi: Bar dan Potret Walikota Salatiga, Robby

RADARSEMARANG.ID - Setelah sebelumnya ramai dilakukan penolakan dari masyarakat terhadap aktivitas operasional Resto Cafe VIP Social Bar yang terletak di Kecandran, Kota Salatiga.

Hal tersebut disinyalir terjadi karena masyarakat umum merasa bahwa kehadiran tempat usaha ini dapat memberikan pengaruh buruk bagi anak muda setempat.

Pasalnya, diketahui juga oleh masyarakat bahwa restoran ini menjual berbagai jenis minuman keras secara bebas dalam kegiatannya.

Keresahan tersebut tentunya membuat banyak pihak merasa naik pitam dan sempat beberapa kali melakukan aksi demonstrasi penolakan aktivitas usaha tersebut.

Di tengah panasnya polemik yang sedang berkembang di antara pihak masyarakat dengan Resto Cafe VIP Social Bar.

Akhirnya Walikota Salatiga, Robby Hernawan melakukan mediasi dengan mengundang berbagai unsur masyarakat di Kota Salatiga (10/5).

Acara ini diselenggarakan di Ruang Kerja Walikota di Gedung Papak, Salatiga. Bersama dengan sejumlah tokoh masyarakat, Forkopimda, serta pihak perwakilan dari perangkat daerah.

Robby juga turut mengundang pihak VIP Social Bar dalam duduk perkara terkait polemik yang telah beredar di masyarakat.

Namun sayangnya, pihak VIP Social Bar tidak menanggapi undangan Walikota Salatiga dan tidak menghadiri undangan tersebut.

Robby Hernawan mengakui bahwa dirinya merasa kecewa karena sebenarnya di hari yang sama ia memiliki jadwal kunjungan kerja ke Kota Surabaya.

Karena dianggapnya masalah ini penting. Akhirnya Walikota Salatiga tersebut memilih untuk pulang dan ingin segera menyelesaikan permasalahan di kotanya.

" Namun pihak VIP justru tidak datang. Ini menjadi pertanda bahwa belum adanya niat baik dari mereka" Ujar Robby dilansir Pemkot Salatiga.

Baca Juga: Pertanyakan 4 Hal ke Wali Kota, DPRD Salatiga Gunakan Hak Interpelasi

Selain kecewa, Walikota Salatiga tersebut menganggap bahwa VIP Social Bar justru menunjukkan ketidakseriusan dalam menyelesaikan masalah yang ditimbulkan di tengah-tengah masyarakat.

Ia menegaskan bahwa membenarkan setiap pemilik usaha untuk menjalankan bisnisnya, namun tetap harus patuh pada ketentuan hukum serta norma sosial setempat.

Bisa dibilang polemik ini berawal dari perbedaan izin yang dikantongi VIP Social Bar dengan aktivitas bisnisnya di Salatiga.

Perizinan awal pembangunan tempat usaha tersebut hanya untuk restoran, namun dalam prakteknya justru malah melebihi izin tersebut dengan menjual alkohol secara bebas.

Source: Pemkot Salatiga, Humas Kota Salatiga

Editor : Baskoro Septiadi
#VIP Social Bar Salatiga #Penolakan VIP Social Bar Salatiga #Walikota Salatiga Mediasi #Mediasi Walikota Salatiga VIP bar #Polemik VIP Social Bar Salatiga