Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Tampilkan Dalang Muda dan Empu Muda Asal Salatiga, Tampilkan Semar Mbangun Khayangan

Dhinar Sasongko • Selasa, 18 Februari 2025 | 15:13 WIB
Photo
Photo

RADARSEMARANG.ID, Salatiga - Yayasan Hampraloka Sandiya Budaya dan Resto Orlen Heritage menggelar wayang.

Kegiatan ini dalam rangka pembukaan Rumah Literasi yang beralamatkan di Jalan Raden Patah No 10 Salatiga.       

Dalang yang tampil  Eliza Naviana Damayanti yang masih berumur 22 tahun asal Salatiga. Ia membawakan cerita dengan judul "Semar Mbangun Kahyangan".

Selain Pagelaran Wayang, turut menghadirkan Empu Keris Muda yang masih berusia 25th dari Salatiga yaitu Empu Ridwan Maulana Yasifun dan Nico, sebagai narasumber tentang Tembakau dari Republik Akar Rumput Tembakau.

Dan narasi cerita ini di buat oleh ilyas merangkap sebagai Moderator pagelaran ini. 

Pengunjung yang hadir adalah dari para guru dan perwakilan siswa dari SLTP dan SLTA se Salatiga untuk bisa nguri-uri kabudyan Indonesia dan Salatiga khususnya.       

Dan juga ada literasi tentang Keris yang dijelaskan oleh Empu Ridwan tentang yang selama ini orang tahu hanya kleniknya, di jelaskan sebenarnya Keris itu adalah wujud pamor, doa di dalamnya yang banyak unsur doa yang di berikan oleh Empunya terhadap calon pemilik kerisnya nanti.

Liza yang merupakan dalang pada pagelaran ini walaupun masih berusia 22th sangat apik dalam membawakan pencampuran budaya ini menjadi Pagelaran yang sangat menarik dan ilmu yang baru untuk pengunjung.

Literasi - literasi ini nanti juga akan ada setiap hari di Yayasan Hampraloka untuk mengenalkan dan mengangkat Sejarah, Seni dan Budaya yang ada di Indonesia khususnya Kota Salatiga.

Lembaga ini memasukkan unsur teknologi seperti Virtual Reality (VR) agar bisa pengunjung merasakan langsung dunia virtual sejarah Kota Salatiga. Serta Augmented Reality (AR) untuk informasi 3D antara dunia visual dan dunia nyata. (sas/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#wayang