RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Para pemain basket Satya Wacana Salatiga (SWS) bakal melakoni partai tandang dalam lanjutan kompetisi IBL 2025.
Mereka menantang tuan rumah Borneo Hornbils di GOR Tangkas Bogor pada Kamis (30/1/2025). Pelatih Jerry Lolowang berangkat dan membawa 13 pemain pada Selasa (28/1/2025).
Manager SWS Dodik Tri Purnomo menjelaskan, semangat untuk memenangkan pertandingan sangat besar.
Meski kedua tim memiliki tren positif setelah berhasil menang di laga terakhirnya. SWS menundukkan Rajawali Medan di Semarang.
“Kedua tim memiliki tren positif. Semua berpeluang mencuri kemenangan, tergantung tim mana yang lebih siap secara mental,” tutur Dodik.
Meski pada tahun sebelumnya, SWS berhasil dua kali mengalahkan Borneo Hornbils, namun kini semua berubah.
Kekuatan tim yang bermarkas di Bogor itu jauh berbeda. Mereka memiliki materi pemain asing yang cukup bagus.
Ditambah materi lokal yang mumpuni. Sebut saja Hans Abraham, Daniel Wenas, hingga Respati Ragil Pamungkas.
Pemain asingnya yang dominan di paint area seperti Brandon Lee Mccoy dengan tinggi 213 cm.
Sementara pemain SWS memiliki materi yang merata namun kekuatan pada kolektifitas permainannya. Pemain impor seperti KKCurry, Davison dan Jailan Haslem menjadi ujung tombak.
Di support pemain lokal yang kuat seperti Henki lakay, serta pemain heritage Moudo Kane cukup membuat lawan harus waspada.
Meski tidak ada pemain dengan tinggi badan dominan, namun itu diyakini bisa di antisipasi.
“Saat melawan Rajawali Medan kemarin, juga ada pemain lawan yang tingginya cukup dominan. Namun itu berhasil diredam dan tipikalnya mirip mirip. Saya yakin, kita bisa meredam dan mencuri kemenangan di kandang lawan,” tegas Dodik.
Satu kendala yang dihadapi pemain SWS hanyalah soal kebugaran. Para pemain muda dihadapkan pada jadwal padat di bulan Januari ini.
Mereka harus di Bogor melawan Rans, kemudian jeda dan ke Yogyakarta untuk melawan BPJ.
Selang dua hari melawan Satria Muda Pertamina di Jakarta. Setelah itu berurutan menjamu Pelita Jaya dan Rajawali Medan di GOR Prof Susilo Wibowo Semarang. Dan kini harus berangkat lagi ke Bogor.
“Ini salah satu penyebab kita berangkat lebih awal ke Bogor, agar para pemain bisa istirahat cukup serta beradaptasi dengan kondisi di sana,” imbuh dia.
SWS saat ini masih mencanangkan target untuk lolos playoff. Dua kemenangan di awal kompetisi yakni melawan BPJ dan Rajawali Medan menjadikan keyakinan pemain dan manajemen untuk berhasil.
“Kami tetap berusaha dan yakin bisa menembus playoff. Spirit pemain SWS menjadi ciri khas kami,” tutur Prof Yafet Rissy, presiden klub SWS kepada Radar Semarang. (sas/bas)
Editor : Baskoro Septiadi