RADARSEMARANG.ID, Salatiga - Kemenangan menjadi kata wajib saat Satya Wacana Salatiga (SWS) menjamu Rajawali Medan dalam lanjutan IBL di GOR Susilo Wibowo, Undip pada Sabtu (25/1/2025).
Dua tembakan 3 point Curry menjadi pembuka pertandingan. Kecepatan permainan dan transisi SWS mengagetkan tamunya.
Beberapa kali turn over dan dimanfaatkan maksimal. Hingga mengakhiri kuarter pertama dengan keunggulan SWS 27-15.
Kuarter kedua, pemain Rajawali medan tidak mau menyerah. Cio Manuputy dkk berusaha keras mengejar ketertinggalan.
Hingga sempat mendekat 31-33. Namun penyesuaian yang dilakukan coach SWS Jerry Lolowang, berhasil meredam agresifitas mereka. Dan menutup kuarter dua dengan 49-37.
Kuarter tiga, ritme pertandingan langsung berjalan cepat. Saling serang kedua tim, namun margin masih dua digit.
Namun beberapa foul pemain yang dikonversi menjadi poin mendekatkan jarak. Hingga akhir kuarter ketiga menjadi 64-57 untuk keunggulan SWS.
Kuarter keempat, pertahanan Rajawali Medan mendadak menjadi benteng kokoh.
Clifford yang memiliki tinggi diatas rata rata berhasil membendung serangan SWS.
Dove yang tangannya wangi berkali kali menyulitkan pemain SWS.
Jarak merapat hingga 2 poin di menit kelima. Bahkan berbalik unggul menjadi 70-69 di menit ke 6. Sampai dua pemain SWS yakni Mailensun dan Kevin foul out.
Namun akhirnya Marquis Davison menyudahi pertandingan dengan dunknya. Skor akhir 78-74 untuk SWS.
Kemenangan sekaligus kado ultah bagi presiden klub SWS Prof Yafet Rissy.
Dia dan rektor Prof Intyas tidak bisa menyembungika kegembiraannya.
"Kemenangan harus terus diraih. Para pemain masih muda, butuh jam terbang dan pengalaman untuk bisa step up dan tembus delapan besar," Terang Prof Intyas didampingi Prof Yafet. (sas/bas)
Editor : Baskoro Septiadi