Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Guru Hebat, Anak Sehat: Langkah LPTK UIN Salatiga Kawal Generasi Cerdas

Dhinar Sasongko • Jumat, 27 Desember 2024 | 17:22 WIB
Pelatihan penulisan penelitian tindakan kelas oleh Program Studi PPG UIN Salatiga pada Jumat (27/12/2024) di Hotel Grand Wahid, Salatiga.
Pelatihan penulisan penelitian tindakan kelas oleh Program Studi PPG UIN Salatiga pada Jumat (27/12/2024) di Hotel Grand Wahid, Salatiga.

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA - Mengurai dilema pendidikan tidak cukup hanya melihatnya dari satu sisi.

Pendidikan adalah sistem kompleks yang terdiri atas berbagai variabel yang saling terkait, mirip dengan sistem biologis manusia di mana setiap variabel berperan sebagai "organ vital" yang menopang keberhasilan sistem tersebut.

"Pendidik perlu memiliki pola pikir holistik, seperti seorang dokter yang mendiagnosis pasien melalui anamnesis, prognosis, dan terapi yang saling berkaitan," ujar Ketua LPTK UIN Salatiga, Prof. Dr. Rasimin, M.Pd., dalam kegiatan peningkatan kualitas guru PAI melalui pelatihan penulisan penelitian tindakan kelas yang diadakan oleh Program Studi PPG UIN Salatiga pada Jumat (27/12/2024) di Hotel Grand Wahid, Salatiga.

Prof. Rasimin menyoroti stunting sebagai salah satu kendala utama pendidikan di Indonesia.

"Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi stunting mencapai 21,5 persen. Ini mengkhawatirkan karena pendidikan hanya dapat berhasil jika kebutuhan gizi anak-anak terpenuhi," tegasnya.

Sebagai upaya mengatasi masalah tersebut, Prof. Rasimin mengapresiasi program makan bergizi gratis yang diluncurkan Presiden Prabowo dan Kabinet Merah Putih, serta Gerakan Orang Tua Asuh (Genting) yang diinisiasi oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan, Wihaji.

"Program-program ini sangat baik. Mari kita kawal pelaksanaannya agar melahirkan generasi yang sehat, cukup gizi, dan cerdas," tambahnya.

Dalam mendukung inisiatif tersebut, LPTK UIN Salatiga akan meluncurkan program SEGAR (Sosialisasi dan Edukasi Gizi Anak yang Responsif).

Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi melalui seminar, pelatihan, dan kegiatan pengabdian masyarakat, sekaligus membekali mahasiswa calon guru dengan pengetahuan yang relevan.

Pada sesi berikutnya, Prof. Rasimin membahas konsep dasar penelitian tindakan kelas (PTK) kepada para peserta, yang mayoritas merupakan guru PAI dari Kabupaten Grobogan.

Salah satu peserta, Indah Lestari, memberikan tanggapan positif.

"Penjelasan Prof. Rasimin sangat menyegarkan. Konsep PTK yang disampaikan sangat aplikatif dan memberikan gambaran jelas untuk memecahkan masalah pembelajaran secara sistematis. Ini seperti peta jalan untuk kami menjadi guru yang lebih baik," ungkapnya.

Sebagai narasumber berikutnya, Ketua Program Studi PPG UIN Salatiga, Imam Subqi, M.Si., mengajak peserta untuk melihat PTK secara kreatif.

"PTK tidak harus kaku dan monoton. Pendekatan seperti 'reverse engineering', di mana guru memulai dengan membayangkan hasil akhir yang diinginkan, dapat menjadi strategi efektif," jelasnya.

Ia juga menambahkan pentingnya pemanfaatan teknologi sederhana seperti Google Forms untuk survei atau platform video untuk analisis kelas.

"Guru bisa mencoba metode kreatif seperti storytelling, flipped classroom, atau simulasi permainan untuk membuat PTK lebih segar dan menarik. Melibatkan perspektif pihak luar juga penting untuk mendapatkan masukan yang lebih luas," tambah Imam.

Lebih jauh, ia menyarankan agar guru membangun narasi di balik data yang dikumpulkan untuk menghasilkan laporan yang lebih hidup.

"Cobalah 'mini-laboratorium' dengan membagi kelas menjadi kelompok kecil untuk menguji beberapa tindakan sekaligus, atau gunakan pendekatan 'design thinking' untuk memahami kebutuhan siswa secara tajam. Dengan langkah-langkah ini, PTK akan memberikan manfaat sekaligus menginspirasi pembacanya," pungkasnya.

LPTK UIN Salatiga membawa pendidikan ke arah yang lebih bermakna, dengan menekankan pentingnya ekosistem menyeluruh—mulai dari pemenuhan gizi anak hingga pengembangan kreativitas guru.

Program SEGAR dan inovasi PTK menjadi upaya konkret dalam mendorong perubahan yang berdampak luas. Dengan visi yang segar dan pendekatan strategis, LPTK UIN Salatiga merancang masa depan pendidikan Indonesia yang lebih cerah dan penuh harapan.(sas)

Editor : Tasropi
#kabupaten grobogan #ppg #UIN Salatiga #Guru PAI