RADARSEMARANG.ID, Salatiga - Jagalah kepercayaan seperti permata paling berharga yang kau miliki.
Kepercayaan adalah amanah tak ternilai, dibalut dengan harapan dan keyakinan—bukan untuk diabaikan atau dirusak.
Menjaga kepercayaan memerlukan kelapangan hati dan kejujuran yang tak pernah pudar.
Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Salatiga, Dr. Fatchurrohman, S.Ag., M.Pd., dalam forum penyusunan laporan dan evaluasi PPG Dalam Jabatan Batch 1 Anggaran Kabupaten Purworejo, yang diadakan oleh Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan pada Rabu (30/10/2024) di Hotel Grand Wahid, Kota Salatiga.
"Ingatlah, saat kepercayaan hilang, suatu hubungan berpotensi terputus. Hilangnya kepercayaan bisa mengakibatkan runtuhnya rasa hormat, terkikisnya ketenteraman, dan munculnya kekosongan yang sulit terisi. Oleh karena itu, jagalah kepercayaan dengan tulus. Jalani setiap relasi dengan ketulusan, dan jadilah sosok yang menginspirasi melalui integritas," tambahnya.
Dr. Fatchurrohman juga menyampaikan bahwa kolaborasi antara LPTK UIN Salatiga dan Kabupaten Purworejo dalam pelaksanaan PPG harus senantiasa terjaga.
Kepercayaan ini diwujudkan melalui keterbukaan anggaran serta pencapaian hasil kelulusan mahasiswa PPG yang optimal, menjadi hal yang tak bisa ditawar.
Kegiatan ini merupakan langkah konkret untuk memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan dan pemerintah daerah.
Ketua Prodi PPG UIN Salatiga, Imam Subqi, M.Si., dalam forum tersebut melaporkan perkembangan mahasiswa PPG Kabupaten Purworejo sekaligus kesiapan mereka menghadapi ujian akhir.
"Mahasiswa PPG Purworejo memiliki karakter beragam, ada yang nakal, ada yang menyenangkan. Dinamika ini wajar dan justru menambah warna dalam perkuliahan PPG di UIN Salatiga," ujarnya.
Ia menambahkan, "Tim pengelola PPG memantau dengan saksama bahwa 100% mahasiswa PPG Kabupaten Purworejo siap mengikuti ujian akhir, baik secara mental maupun akademik. Dengan niat dan doa, kami berharap mereka meraih kelulusan maksimal, amin."
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Wasit Diono, menyampaikan bahwa kegiatan pelaporan ini merupakan cerminan dari prinsip tata kelola yang baik dan berlandaskan integritas.
Menurutnya, keterbukaan dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program adalah elemen penting untuk keberhasilan yang berkelanjutan.
"Pelaporan dan evaluasi ini bukan sekadar rutinitas administratif, tetapi sarana penguatan kepercayaan antara pemerintah daerah dan UIN Salatiga, dengan langkah-langkah yang didasari integritas," ungkap Wasit Diono.
Ia juga mengapresiasi UIN Salatiga atas komitmen mereka dalam menjaga kepercayaan melalui keterbukaan anggaran dan dedikasi terhadap pencapaian kelulusan mahasiswa PPG yang optimal.
"Kerja sama ini bukan sekadar menjalankan program; lebih dari itu, kita membangun fondasi pendidikan yang kokoh untuk memajukan pendidikan di Kabupaten Purworejo," lanjutnya.
Wasit Diono berharap kolaborasi ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mengelola program pendidikan.
"Mari kita jadikan momentum ini sebagai pijakan untuk mempererat sinergi, meningkatkan kualitas pendidikan, dan mencetak generasi yang siap berkontribusi bagi masa depan bangsa," tutupnya.
Perhelatan penyusunan laporan dan evaluasi PPG Dalam Jabatan Batch 1 ini menunjukkan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pendidikan berkualitas.
Dengan komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas, semua pihak berharap program ini terus berkembang dan menjadi teladan bagi pelaksanaan program pendidikan lainnya di Nusantara. (sas/bas)
Editor : Baskoro Septiadi