RADARSEMARANG.ID, SALATIGA – Pj Wali Kota Salatiga Yasip Khasani menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Salatiga dalam Rangka Penyampaian Pengantar Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Salatiga Tahun Anggaran 2025 di Ruang Bhinneka Tunggal Ika Gedung DPRD Kota Salatiga, kemarin.
Yasip sampaikan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Salatiga Tahun Anggaran 2025 secara garis besar.
Anggaran Pendapatan Pendapatan Asli Daerah, direncanakan sebesar Rp 309.605.381.264,-Pendapatan Transfer, direncanakan sebesar Rp 538.165.012.000.
Total rencana Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp 847.770.393.264.
Rincian rencana Belanja Daerah Belanja Operasi sebesar Rp 868.899.430.560,- Belanja Modal sebesar Rp 95.058.136.699, Belanja Tidak Terduga sebesar Rp2.500.000.000 dengan total Belanja Daerah pada RAPBD Tahun 2025 sebesar Rp 947.723.209.331.
Maka pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Salatiga Tahun Anggaran 2025 mengalami defisit sebesar Rp 118.687.173.995.
Adapun rencana anggaran Pembiayaan antara lain : Penerimaan Pembiayaan Daerah sebesar Rp 35.606.356.517 dalam RAPBD Tahun 2025, Pengeluaran Pembiayaan Daerah tidak direncanakan anggaran pengeluaran pembiayaan, sehingga diperoleh pembiayaan netto berjumlah Rp 35.606.356.517.
Berdasarkan beberapa komponen belanja tersebut masih terdapat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Daerah Tahun Berkenaan sebesar Rp 83.080.817.478.
"SiLPA tersebut harus dilakukan penyesuaian pada pendapatan dan belanja sehingga tercapai keseimbangan pada RAPBD 2025," ujar Yasip.
Pengantar Nota Keuangan RAPBD Kota Salatiga Tahun Anggaran 2025 sebagai pengantar materi APBD Tahun Anggaran 2025 merupakan garis besar penganggaran, sedangkan untuk penjelasan-penjelasan secara rinci akan dibahas dalam rapat-rapat yang telah diagendakan. (sas/fth)
Editor : Tasropi