RADARSEMARANG.ID, SALATIGA - Peletakan Batu Pertama pembangunan Masjid Maryam lewat Wamy.
Peletakan batu dilakukan direktur World Assembly of Muslim Youth (WAMY) Indonesia, KH. Aang Suandi bersama WAMY Wilayah Jawa Tengah Ustadz Dakori.
Tepat jam 10.00 Acara dimulai, Prof. Mukti selaku Ketua Yayasan Insan Kamil Trunorejo menyambut kedatangan direktur WAMY tersebut dan kehadiran para tamu undangan masyarakat wilayah sekitar.
Dalam sambutannya, Prof Mukti menyampaikan ucapan terimakasih kepada semuanya, selain itu ia menjelaskan jika hibah ini diserahkan kepada warga masyarakat baik dalam hal pelaksanaan pembangunan sampai pada pengelolaan dan pemanfaatannya.
“Insyaallah tempat ini bermanfaat. Ke depan akan ada beberapa mahasiswa yang akan belajar di Pesantren Riset Nggon Ngaji dan nunut menggunakan Masjid ini. Senada dengan Kyai Dahlan selaku sesepuh masyarakat sekitar menyampaikan perasaan syukurnya, karena apa yang menjadi harapan masyarakat untuk memiliki masjid insyaallah terlaksana, mengingat jarak ke masjid yang sudah ada tergolong jauh jaraknya," urai dia.
Memang posisi tanah letaknya di perbatasan Desa Sraten dan Desa Gedangan bahkan bergandengan dengan Kotamadya Salatiga.
Sunyatanya posisi lokasi ini masuk ke wilayah Desa Gedangan, akan tetapi warga yang lebih banyak jumlahnya adalah warga Desa Sraten.
Sebelum peletakan batu pertama sebagai simbolik bahwa Masjid dapat didanai oleh keluarga Maryam, Adil, Wafa, Soleh, dan Ismail Bath-Thuyur selaku donatur melalui WAMY selaku NGO.
Kyai Haji Aang Suandi menjelaskan perihal sumber dana, tata laksana administrasi dan pembangunan hingga peruntukan penggunaan masjid tersebut.
“Mudah-mudahan kita semua termasuk pada man banaa masjidan lillah banallahu lahu filjannati mitslah. Barang siapa membangun masjid karena Allah, maka Allah akan bangunkan rumah baginya di surga. Sehingga walaupun masjid ini sudah mendapatkan donatur, masih terbuka bagi kita semua untuk menyengkuyung, terlibat bersama dalam bentuk sumbangan materi maupun tenaga.”(sas)
Editor : Tasropi