Waduh! Pohon Peneduh di Jalan Tentara Pelajar Salatiga Dihabisi karena Proyek Trotoar

Dhinar Sasongko • Dipublikasikan Minggu, 15 September 2024 | 15:13 WIB
Photo
Photo

RADARSEMARANG.ID, Salatiga - Pohon peneduh di tepi jalan Tentara Pelajar Salatiga sudah habis.

Pohon-pohon besar itu ditebang guna pelaksanaan proyek pembangunan trotoar dengan nilai sekitar Rp 6 miliar.

Proyek yang dikerjakan selama 150 hari itu, dikerjakan CV Ciptakan Graha, rekanan yang beralamat di jalan Brigjen Sudiarto no 183, Serengan, kota Solo.

CV itu mengerjakan proyek trotoar di jalan Tentara Pelajar yang dananya bersumber dari APBD.

Sejumlah warga yang melintas mempertanyakan hilangnya pohon peneduh tersebut.

Pohon-pohon itu sangat menyejukkan karena daunnya yang lebat.

Bahkan zaman dulu jalan disitu bernama jalan Carang Gito dan kerap disebut Cargit.

"Iya, sekarang panas karena pohon ditebang semua untuk pembangunan trotoar. Semoga bisa dikembalikan sejuknya lokasi tersebut," harap Dwi, warga Blotongan yang kerap melintas di lokasi.

Kepala dinas Lingkungan Hidup kota Salatiga Sulistyaningsih saat di konfirmasi menjelaskan jika pembangunan di jalan tentara pelajar adalah pembuatan trotoar dan perbaikan saluran. Yakni dengan pemasangan U-ditch saluran.

"Untuk pohon yang ditebang, nanti akan diganti dengan penanaman 50 pohon Tabebuya di jalan tersebut," jelas dia. (sas/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
pohon peneduh proyek trotoar salatiga