Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

Mengusung Kisah Karimunjawa, Rektor UIN Salatiga Tegaskan PPG Daljab Batch 1 Berjalan Optimal

Dhinar Sasongko • Senin, 26 Agustus 2024 | 00:43 WIB
Photo
Photo


RADARSEMARANG.ID, Salatiga -
Rektor UIN Salatiga, Prof. Dr. Zakiyuddin, M.Ag., menceritakan asal-usul nama Pulau Karimunjawa dalam rapat koordinasi Pengelolaan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Daljab Batch 1 yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (LPTK) UIN Salatiga.

Rapat tersebut berlangsung di Hotel Halo Sustainable Resort, Karimunjawa, pada Sabtu (24/8/2024).

Dalam rapat tersebut, Prof. Zakiyuddin mengisahkan bahwa Sunan Muria pernah mengutus Amir Hasan, yang kemudian dikenal sebagai Sunan Nyamplungan, untuk mencari sebuah pulau yang terlihat "kremun-kremun" atau samar dari puncak Gunung Muria.

Setelah menemukannya, Amir Hasan menamai pulau tersebut Karimunjawa, yang dipercaya berasal dari kata "kremun-kremun," mengacu pada penampakan pulau yang tampak kabur dari kejauhan.

Namun, Prof. Zakiyuddin menegaskan bahwa pelaksanaan PPG Daljab Batch 1 tidak “kremun-kremun” seperti kisah Pulau Karimunjawa.

“Pelaksanaan PPG Daljab Batch 1 ini sangat terang benderang. Saya yakin sistem pengelolaan yang diterapkan oleh tim PPG Daljab Batch 1 akan mencapai hasil maksimal dan meluluskan ratusan guru profesional,” ujarnya.

Prof. Zakiyuddin juga mengingatkan para pengelola untuk terus “ileng lan waspodo,” saling mengingatkan dan bekerja sama agar target kelulusan yang optimal dapat tercapai.

Sementara itu, Ketua Pengelola PPG UIN Salatiga, Prof. Dr. Rasimin, M.Pd., mengutip kisah Ajisaka, seorang tokoh legendaris Jawa.

Menurutnya, Ajisaka adalah seorang raja sakti yang dikisahkan mengasingkan diri di tempat terpencil untuk melakukan tapa brata, yaitu meditasi dan laku spiritual.

“Selama pengasingannya, Ajisaka memperoleh kesaktian luar biasa sehingga ia mampu mengalahkan musuh-musuhnya dan menegakkan keadilan. Saya mengajak para pengelola PPG untuk mengasingkan diri ke Pulau Karimunjawa. Dalam suasana yang jauh dari hiruk-pikuk kehidupan sehari-hari, Bapak dan Ibu dapat merenung serta mengembangkan strategi untuk meningkatkan kualitas pengelolaan PPG,” ujar Prof. Rasimin.

Ketua LPTK UIN Salatiga, Prof. Dr. Mansur, M.Ag., juga memberikan ulasan mengenai pelaksanaan PPG Daljab Batch 1.

Ia menjelaskan bahwa program ini telah berlangsung selama dua bulan dan saat ini mendekati tahap akhir menjelang ujian.

Dengan waktu yang semakin mendekat, para pengelola harus responsif dan aktif dalam mendampingi mahasiswa agar mereka terus belajar dengan optimal dan mengunggah tugas-tugas tepat waktu di Learning Management System (LMS).

Prof. Mansur menekankan pentingnya peran pengelola dalam memotivasi dan mendukung mahasiswa agar mereka dapat menyelesaikan semua tugas dan persiapan ujian dengan baik.

"Mahasiswa harus didorong untuk memanfaatkan waktu yang tersisa dengan maksimal, fokus pada pembelajaran, dan memastikan semua tugas sudah diunggah ke LMS sebelum batas waktu. Ini krusial agar mereka siap menghadapi ujian akhir," tambahnya.

Lebih lanjut, Prof. Mansur mengingatkan pentingnya komunikasi yang efektif antara pengelola dan mahasiswa dalam fase penting ini.

"Kita harus terus menjaga komunikasi yang baik dengan mahasiswa, baik melalui LMS maupun platform lainnya, untuk memberikan bimbingan dan menjawab setiap pertanyaan yang mereka miliki. Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk mendukung kesuksesan mahasiswa dalam program PPG," ujarnya.

Ketua Prodi PPG UIN Salatiga, Imam Subqi, M.Si., memaparkan langkah-langkah strategis untuk pengembangan Program Profesi Guru (PPG) di UIN Salatiga. Ia menekankan pentingnya memperluas jaringan kerja sama sebagai upaya memperkuat program PPG.

"Untuk menjaga keberlanjutan dan akseptabilitas PPG, kerja sama yang solid sangat diperlukan. Kerja sama pada hakikatnya adalah bentuk silaturahmi," ujarnya.

Rapat koordinasi di Hotel Halo Sustainable Resort, Karimunjawa, bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program PPG Daljab Batch 1 serta mencari solusi atas tantangan yang dihadapi.

Dengan pendekatan proaktif dan kolaboratif, diharapkan seluruh pengelola PPG dapat memastikan bahwa program ini berjalan lancar dan menghasilkan lulusan yang kompeten serta siap mengabdi sebagai guru profesional. (sas/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#pulau karimunjawa #UIN Salatiga