Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Sejarah Enting-enting Gepuk Cap Klenteng dan 2 Hoolo, Camilan Ringan Khas dari Produsen Tertua di Salatiga

Aris Hariyanto • Kamis, 6 Juni 2024 | 12:21 WIB
Enting-Enting Gepuk Cap Klenteng dan 2 Hoolo Salatiga.
Enting-Enting Gepuk Cap Klenteng dan 2 Hoolo Salatiga.

RADARSEMARANG.ID - Kota Salatiga, tidak hanya dikenal dengan keindahan alamnya, tapi juga kekayaan kuliner yang dimilikinya.

Salah satunya adalah Enting-Enting Gepuk Cap Klenteng dan 2 Hoolo, yang merupakan salah satu oleh-oleh atau camilan ringan khas kota ini.

Enting-Enting Gepuk Cap Klenteng dan 2 Hoolo bukan hanya sekedar camilan ringan khas, terdapat sebuah cerita yang terjalin rapi dibalik setiap gigitannya.

Menurut sejarahnya, Enting-Enting Gepuk Cap Klenteng dan 2 Hoolo merupakan salah satu produsen Enting-Enting tertua di Salatiga.

Diperkenalkan pertama kali oleh Khoe Tjong Hook pada tahun 1929, Enting-Enting Gepuk telah menjadi bagian dari identitas Salatiga hingga saat ini.

Khoe Tjong Hook merupakan seorang keturunan Tionghoa yang berasal dari Fukkian, China, yang menjadi penjaga/juru kunci Klenteng Hok Tek Bio.

Awalnya, produksi Enting-Enting ini di dalam Klenteng Hok Tek Bio, dan hanya untuk menambah penghasilan dari pekerjaannya Khoe Tjong Hook.

Saat itu, Enting-Enting Gepuk hanya diproduksi khusus untuk suguhan para tamu yang datang dan beribadah di klenteng tersebut.

Dengan kacang tanah yang digepuk dan dicampur gula jawa berkualitas, Enting-Enting Gepuk menghadirkan cita rasa khas dan teksturnya menggugah selera.

Seiring waktu, Enting-Enting Gepuk mulai dikenal dan dicari oleh masyarakat luas, termasuk orang Eropa/Belanda yang tinggal di Salatiga pada masa itu.

Enting-Enting Gepuk dulunya dikemas menggunakan daun bambu yang telah dikeringkan, karena kelangkaan kertas dan juga mahal.

Pada tahun 1965, kemasan Enting-Enting ini beralih menggunakan kertas, namun bentuk segitiga khasnya masih tetap dipertahankan.

Agar para konsumen dapat mengenali produknya, keluarga besar kemudian memberi nama merek Enting-Enting Gepuk cap Klenteng dan 2 Hoolo.

Nama ini mencerminkan asal-usul Enting-Enting Gepuk dari Klenteng Hok Tek Bio di Salatiga.

Sedangkan merek cap Klenteng dan 2 Hoolo merujuk pada Klenteng Hok Tek Bio yang memiliki dua hoolo di bagian depannya.

Kini camilan tersebut telah menemukan jalannya ke hati masyarakat luas dan masih mempertahankan rasa dan kualitas turun temurun.

Saat ini, usaha ini diteruskan oleh keluarga besar dari Khoe Tjong Hook, yang diketahui dari pendiri awal Alm. Bapak Sunarso.

Hingga saat ini Enting-Enting Gepuk cap Klenteng dan 2 Hoolo dikelola oleh generasi ke 3, yaitu Ibu Hj. Juariah.

Gurihnya kacang dan manisnya gula jawa berkualitas ini bisa kamu dapatkan dengan harga 15 ribu sampai 70 ribu rupiah di Jl. Kalibodri No.37 Kota Salatiga, Jawa Tengah.

Editor : Baskoro Septiadi
#Klenteng Hok Tek Bio #camilan ringan #KULINER SALATIGA #Khoe Tjong Hook #Klenteng dan 2 Hoolo #Kuliner #Enting-Enting gepuk #salatiga #gula jawa