RADARSEMARANG.ID, Salatiga - Kecelakaan bus yang membawa rombongan study tour pelajar SMK di Ciater, Jawa Barat memang memilukan.
Namun yang perlu diperbaiki adalah sarana dan prasarana dalam kegiatan tersebut. Bukan melarang berwisata.
Tidak banyak yang tahu bahwa wisata dan kuliner merupakan salah satu yang dianjurkan agama.
Hal itu diungkapkan rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga Prof Zakiyuddin Baidhawy.
Menurut Zakiyuddin, bila ada peristiwa wisata kecelakaan, tentu bukanlah hal bijak melarang siswa dan guru berwisata.
Karena wisata itu suatu kebutuhan baik untuk tujuan rekreatif maupun akademik dan pembelajaran.
"Berwisata itu justru dianjurkan oleh agama, demikian juga dengan kuliner. Agama mendorong kita untuk menjelajahi berbagai penjuru bumi dan menikmati rizki Allah di tempat-tempat yang dikunjungi," jelas Zakiyuddin.
Sementara sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga Nunuk Dartini menegaskan bahwa pihaknya segera membuat edaran kepada sekolah-sekolah di Salatiga.
"Saya minta semua sekolah memastikan keamanan para pelajar. Termasuk bus harus dipastikan keamanan dan kelayakannya. Pastikan kendaraan dalam kondisi fit," jelas Nunuk Dartini.
Tidak hanya itu, pihaknya juga menganjurkan pihak sekolah mau menggandeng pihak terkait yang berkompeten untuk memastikan laik jalan busnya.
"Jika memang diperlukan, harus menggandeng pihak yang berkompeten," imbaunya.
Disisi lain, ia juga minta pihak sekolah memastikan keamanan para pelajar saat melakukan study tour.
Siswa harus mendapatkan pengawasan penuh para guru.
"Guru pasti sudah paham dengan tanggungjawabnya mengawasi para pelajar," kata Nunuk. (sas/bas)
Editor : Baskoro Septiadi