RADARSEMARANG.ID-SALATIGA - Suasana politik di kota Salatiga mulai memanas. Sejumlah kyai dan masyayikh NU merespons pendaftaran salah satu balon wakil walikota di DPC PDI Perjuangan.
Menanggapi langkah politik tokoh NU Dr. KH. Agus Ahmad Suaidi, LC, MA, yang mengambil formulir pendaftaran Bakal Calon Wakil Wali Kota Salatiga Periode 2024 2029 pada salah satu Partai Politik para kyai dan masyayikh mengaku kecewa.
Pasalnya KH Agus Ahmad dinilai lebih pantas sebagai balon wali kota.
Mereka menilai bahwa KH. Agus Ahmad Suaidi, LC, MA merupakan tokoh NU yang memiliki kapasitas keilmuan yang luas, integritas. yang kuat, kepemimpinan yang mumpuni, dan sejarah pengabdian masyarakat yang panjang dan teruji.
Beberapa rekam jejak yang membuktikan kapasitas ketokohan yang bersangkutan, diantaranya, dipercaya menjadi Ketua Umum MUI Kota Salatiga, Wakil Katb Syuriyah PCNU Kota Salatiga.
Dosen UIN Salatiga, Pengajar pada beberapa Pesantren di Salatiga, dan sebagainya.
"Kami berpendapat bahwa dengan kapasitas keilmuan, kemampuan manajerial, integritas, moral, dan besarnya pengaruh publik yang dimiliki, maka Saudara Dr. KH. Agus Ahmad Suaidi, LC, MA, sangat layak menjadi pemimpin tertinggi di Salatiga, yakni sebagai Walikota Salatiga, bukan sekedar Wakil Walikota, " ujar para tokoh NU melalui siaran persnya.
Mereka juga prihatin dan menyayangkan adanya pihak-pihak yang mempengaruhi dan mengarahkan Saudara Dr. KH. Agus Ahmad Suaidi, LC., MA, untuk mengambil formulir pendaftaran Bakal Calon Wakil Walikota Salatiga pada salah satu partai politik, pada hari Minggu, (12/05/24) kemarin.
"kami tegas menyatakan tidak mendukung langkah Saudara Dr. KH. Agus Ahmad Suaidi, LC, MA, dalam pencalonannya sebagai Bakal Calon Wakil Walikota Salatiga pada Pilkada 2024 dan menyarankan kepada yang bersangkutan agar tidak melanjutkan langkah-langkah pencalonan tahap selanjutnya," tegas mereka.
Para kyai dan masyayikh NU Kota Salatiga antara lain KH. Manawir Munajat, KH/Zuhri Maksum, Drs. KH. Zaenuri, M. Pd, KH. Abdul Basith, KH. Sonwasi Ridwan, KH. Sumyani Aziz, KH. Nukman Al Hafidz, K.H. Nasikun, KH. Abdul Syukur Al Hafidz, Nyai Hj. Latifah Zumri, KH. Maslikhudin Yazid, K.H. Abdel Nasir Asy'ari, Dr. Kial Abdillah, Kial Abdullah Satar dan Nyai Hj. Zulaikha muntaha.(sas)
Editor : Agus AP