RADARSEMARANG.ID, Salatiga - Diskusi dan bedah buku Witte Kruis Kolonie merupakan program diskusi bulanan yang digagas oleh Yayasan Hampraloka dan Orlen Heritage, sebagai salah satu upaya mengedukasi dan memberikan literasi kepada anak muda Salatiga serta masyarakat umum.
Bedah buku kali ini mengupas mengenai kisah kemanusiaan dan pelayanan kasih yang dilakukan oleh keluarga van Emmerik pada Witte Kruis Kolonie sejak tahun 1902 di Salatiga.
Buku ini juga menceritakan berbagai kisah inspiratif dari koloni dalam bertahan hidup demi kelangsungan dan pelayanan kepada sesama tanpa memandang perbedaan suku, status sosial dan agama.
Selain membedah sejarah Witte Kruis Kolonie, Anthony Tumimomor selaku penulis dan narasumber diskusi, juga menjelaskan proses kreatif lahirnya buku, lengkap dengan metode penelitian serta cara penelusuran data sejarahnya.
Anthony juga memberikan tips bagaimana menjalin relasi dan membangun korespondenai dengan berbagai instansi penyedia arsip Belanda seperti Leiden University, Tropen Museum, Delpher dan sebagainya.
Selain itu, dihadapan sekitar 40 peserta diskusi yang didominasi oleh mahasiswa, Anthony mengingatkan, sebagai akademisi, harus memiliki pedoman dan setia pada metode penelitian serta penelusuran data sesuai fakta.
"Dan yang harus diingat bahwa menulis sejarah boleh salah, tapi tidak boleh Bohong!" Tegas Anthony.
Para peserta tampak asyik dan antusias mengikuti jalannya diskusi yang dikemas dengan santai di area courtyard Orlen Heritage Resto sambil menikmati minuman hangat dan snack yang disiapkan oleh pihak penyelenggara. (sas/bas)
Editor : Baskoro Septiadi