RADARSEMARANG.ID, Salatiga - Penjual gerabah di Tingkir, tepatnya tepi jalan Salatiga Suruh ternyata luar biasa.
Usianya sudah diatas rata - rata. Cucu dan cicitnya pun sudah lebih dari 20 orang.
Ya, jika membeli gerabah di tepi jalan Salatiga Suruh, tepatnya sebelum exit tol Tingkir dari arah Terminal, akan bertemu dengan Muniroh.
Luar biasanya, wanita ini mengaku sudah berusia 95 tahun. Namun itu didukung dengan fisiknya. Gigi sudah ompong dan kulit yang keriput.
Tetapi jangan salah, dalam hitungan atau penglihatan dan ingatan, ia masih tajam.
Saat menghitung jumlah harga dari kumpulan beberapa barang, ia pun masih mudah menghitungnya.
Demikian pula dengan mata uang, Muniroh masih bisa membedakan nominal dan warna.
Termasuk penglihatan, meskipun mengaku sudah agak kabur, tetapi masih bisa melihat.
"Saya sudah 95 tahun. Dan jualan sejak umur 17 tahun. Saya berjualan berpindah-pindah sampai sembilan kali. Sampai akhirnya pilih jualan dirumah," tutur Muniroh.
Hingga saat ini, dia menyebut sudah dikaruniai tujuh anak dengan 24 cucu, 29 cicit dan 1 canggah.
Baca Juga: Tahun Ini 10 Persen, Pemkot Salatiga Usulkan Formasi PPPK untuk THL Lebih Banyak Lagi di 2025
"Saya jarang olah raga. Makan pun biasa tidak ada pantangan," jelasnya. (sas/bas)
Editor : Baskoro Septiadi