RADARSEMARANG.ID, Salatiga - Tak kurang 15 komunitas relawan dan dihadiri lebih dari 200 Peserta berkumpul di kawasan wisata Kolam PL di Kauman Kidul Kecamatan Sidorejo Salatiga. Mereka hadir memperangat Hari Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) yang jatuh pada 26 Desember.
Dari kegiatan tersebut, PMI Salatiga juga melibatkan dari Dinas Kesehatan untuk pemeriksaan kesehatan, Komunitas Eco Enzim untuk program penjernihan sungai, pengelolaan sampah oleh Word Clean Day (WCD), pembagian makan gratis dari Insan Berbagi Salatiga (IBS).
Juga pembagian sayuran gratis bersama Warga Tani Tolokan Kopeng Kabupaten Semarang, penanaman pohon kerjasama dengan Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Kota Salatiga dan masih banyak lagi pendukung kegiatan tersebut.
Pohon yang ditanam kawasan wisata Si Talang Kauman Kidul itu sekitar 200 bibit dan siap ditanam lagi total sekitar 1.000 bibit.
Sedangkan pembagian sayuran ada 111 paket dan 7 keranjang besar gratis untuk masyarakat.
Sebelumnya, dilakukan upacara dengan pembina upacara Asisten 1 Sekda Kota salatiga Joko Wahono. Hadir pula Plt Ketua PMI Salatiga Muthoin dan degenap pengurus, Kepala Kesbangpol Salatiga Valentino T Haribowo.
Peringatan Hari Relawan ini juga ditandi pemotongan tumpeng yang dilakukan Joko Wahono kepada kepada Aris Suprianto (Relawan PMI yg sudah mengabdi selama 35 Tahun sekak 1988). Tujuannya menjadi motivasi tersendiri bagi semua relawan yang hadir.
Ketua Panitia Hari Relawan PMI Salatiga 2023, Suharnanie mengatakan, sebagai garda terdapan dan jantung organisasi, relawan PMI memiliki peran yang sangat vital dalam melaksanakan mandate PMI sesuai ketentuan perundangan.
"Guna mengapresiasi peran relawan PMI pada saat itu Presiden RI ke-6 Bapak Susilo Bambang Yudono menetapkan bahwa tanggal 26 Desember sebagai Hari Relawan PMI yang diperingati setiap tahunnya.
Selain hari Relawan PMI, di bulan Desember tepatnya tanggal 5 Desember juga diperingati sebagai Hari Relawan International yang merupakan sebagai bentuk pengakuan kepada relawan seluruh dunia atas peran untuk membuat kehidupan dan masa depan yang lebih baik lagi," katanya.
Ketua Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Kota Salatiga Tri Sukrisdiyanto mengaku sneang teroibat dalam kegiatan ini.
Pihaknya sangat mendukung aksi yg dilakukan oleh teman-teman relawan PMI dalam menginisiasi kegiatan pengurangan resiko bencana ini.
Yakni, dengan melibatkan banyak pihak dan masyarakat untuk selalu mengedepankan upaya pencegahan dan penyadaran masyarakat yg tangguh dan siap siaga bencana. (sas/bas)
Editor : Baskoro Septiadi