RADARSEMARANG.ID, Semarang – Kekerasan dengan senjata tajam terjadi di Jalan Raya Fatmawati, Blotongan, Sidorejo, Kota Salatiga Minggu (20/8) dini hari.
Tiga anak menjadi korban pengeroyokan. Yakni SAB, 19, warga Cabean Mangunsari Salatiga yang mengalami luka di tangan sebelah kiri. Kemudian MR, 17, warga Kenteng Tegalrejo Salatiga, mengalami luka lecet di bagian pelipis kiri.
Korban parah yakni BPK, 17, Warga Kenteng Tegalrejo Salatiga mengalami luka terbuka di punggung dan dada kiri diduga akibat senjata tajam. Korban mengalami pendarahan di kepala dan dalam kondisi kritis. Ia dirawat di RSUD dan kemarin menjalani operasi.
Kasi Humas Polres Salatiga Iptu Henry Widyoriani menjelaskan, kejadian berawal pada Sabtu (19/8) sekira pukul 22.00 WIB para korban bersama seorang saksi (HK), 17, warga Kenteng Tegalrejo Salatiga, berkumpul di Roncali (tepatnya depan Kumon).
Mereka nongkrong hingga Minggu (20/8) pukul 03.30 WIB. Ketika hendak pulang melalui jalan arah Blotongan, setibanya di depan Pom Bensin Soka Blotongan, berpapasan dengan rombongan pelaku yang tidak dikenal lebih kurang 10 orang. Di antaranya ada yang membawa senjata tajam berupa celurit.
Setelah itu kelompok pelaku berputar arah mengejar korban. Karena takut, para korban dan saksi menambah kecepatan dan setibanya di depan seberang Soto Seger Blotongan, korban terjatuh karena menabrak trotoar pembatas jalan.
"Selanjutnya secara bersama-sama para pelaku melakukan kekerasan terhadap para korban, sedangkan saksi bisa menghindar menyelamatkan diri serta melaporkan ke Polres Salatiga," jelas Henri.
"Saat ini jajaran Satreskrim Polres Salatiga terus berupaya dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap para pelaku kejadian tersebut dengan meminta keterangan dari saksi serta mengumpulkan barang bukti dan juga melakukan identifikasi melalui CCTV di sekitar lokasi kejadian," tambah Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari.