Seperti sebelum pandemi, para warga Salatiga tersebut tampak antusias berdatangan bersama keluarga. Mereka menyaksikan lantunan doa-doa yang dipimpin oleh para pendeta.
Ketua Badan Kerjasama Gereja-gereja Salatiga (BKGS), Purwanto mengatakan bahwa perayaan Natal kali ini sangatlah ditunggu-tunggu oleh para umat Kristiani di Salatiga. Kegiatan ini terakhir digelar dua tahun yang lalu pada tahun 2019 dan juga di gelar di Lapangan Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa.
Dengan digelarnya perayaan Natal bersama-sama ini dapat menjawab kerinduan para umat Kristiani di Salatiga. Dirinya mengajak para umat Kristiani untuk bangkit bersama-sama menjadi teladan sehingga dapat mewarnai kehidupan.
“Mari sama-sama bangkit, bentuk kebangkitannya dengan diwujudkannya anak-anak Tuhan yang semakin cinta Tuhan, semakin menjadi berkat, teladan sehingga umat Kristiani dapat mewarnai kehidupan ini,” jelasnya.
Perayaan Natal ini bertemakan Bersinarlah Seperti Mentari Menyinari Bumi yang memiliki berbagai macam nilai-nilai kehidupan.“Mentari itu kalau bersinar tidak diskriminasi maka kita berharap umat Kristiani jangan mendiskriminasi dalam mengasihi,”ungkapnya.
“Mentari itu secara terus bergerak jadi tidak terpengaruh oleh apapun, maka berharap umat Kristiani mengasihi tanpa syarat, pamrih, tidak membeda-bedakan, dan memiliki dampak,” imbuhnya.
Purwanto mengaku perayaan Natal ini diikuti umat Kristiani dari 96 Gereja yang ada di Salatiga.Dengan adanya perayaan Natal ini diharapkan dapat menyatukan perbedaan-perbedaan oleh semua umat khususnya di Salatiga, sehingga dapat menghargai toleransi.
Pengamanan kegiatan di pimpin Kapolres Salatiga Polda Jateng AKBP Indra Mardiana. "Seluruh pelaksanaan kegiatan Ibadah Natal 2022 baik di tiap Gereja menjadi fokus pengamanan dari Jajaran Polres Salatiga dibantu rekan TNI dan stake holder terkait serta sejumlah organisasi kemasyarakat yang peduli terhadap keamanan dan kenyamanan Kota Salatiga", jelas AKBP Indra Mardiana disela memimpin pengamanan. (sas/bas) Editor : Agus AP