Kepala Dinpersip Sarwanti didampingi sekretaris Dinpersip Adhityo Heru Prabowo menuturkan, Perpustakaan kini bukan hanya sekadar buku. Melainkan juga mengajar aneka literasi sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Expo literasi merupakan program berbasis inklusi sosial. Kita tidak hanya memberi tempat untuk mempublikasikan karya. Melainkan juga ajang untuk meningkatkan kesejahteraannya juga. Secara ekonomi," tutur Sarwanti.
Stan yang mengisi antara lain rumah deni semut geni, kerajinan sepatu dan tas rajut, salatiga heritage, kelompok literasi aurat ulang dan juga ketrampilan dari sahabat tuli Salatiga.
Pj Wali kota Sinoeng N Rachmadi bersama istri tampak antusias menyaksikan pameran yang ada. Ia mencicipi kopi buatan para Sahabat Tuli Salatiga. "Ini luar biasa," ujarnya.(sas/bas) Editor : Agus AP