Pembangunan JUT dialokasikan anggaran Rp 400 juta. Kepala Dispangtan Kota Salatiga, Henni Mulyani mengatakan pembangunan salah satu program untuk memperkuat empati terhadap petani. Selain itu untuk memperkuat sinergi dengan mitra kerja, baik dari masyarakat maupun instansi,” ujarnya.
JUT dibangun dengan dana insentif daerah sebesar Rp 400 juta. Dengan pelaksana kelompok tani Sri Mulih dan didampingi fasilitator. Pihak dinas membantu dari segi material yakni pasir dan batu. “Untuk pelaksanaannya kami serahkan kelompok tani agar bisa sesuai kebutuhan yang diperlukan,” tambahnya.
JUT memiliki lebar dua meter dan panjang 405,6 meter. Terdapat saluran air sepanjang 130 meter. Pembangunan ditargetkan rampung tiga bulan. Dengan pembangunan jalan tentu bisa meningkatkan efektivitas bekerja dan meningkatkan produksi pertanian. “Karena dilakukan swadaya, tentu akan menambah paguyuban dan kerukunan kelompok tani,” tambah Pj Walikota Salatiga, Sinoeng Noegroho Rachmadi.
Ketua Gapoktan Sri Mulih, Abdul Hakim berterimakasih dengan bantuan tersebut. Program tersebut bisa mempermudah dan membantu para petani agar bisa cepat dalam bekerja. “Ya semoga kedepannya akan ada banyak program lagi yang berpihak pada petani,” akunya. (nun/fth) Editor : Agus AP