Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Tuntut Hentikan Tambang di Wadas, Mahasiswa Pasang Poster di Gerbang Kantor DPRD Salatiga

Agus AP • Rabu, 16 Februari 2022 | 18:34 WIB
Ribuan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Kaliwungu melakukan arak-arakan Kirab Merah Putih. (BUDI SETIYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Ribuan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Kaliwungu melakukan arak-arakan Kirab Merah Putih. (BUDI SETIYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Sebanyak 12 mahasiswa melakukan aksi solidaritas untuk warga Wadas di depan gerbang DPRD Salatiga Selasa, (15/2) siang. Mereka tidak berdialog. Hanya memasang sejumlah poster dan pamflet di pagar.

Mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Untuk Demokrasi tersebut berjalan dari Klaseman. Mereka membawa spanduk. Berjalan kaki menuju kantor DPRD yang berjarak sekitar 500an meter.

Aksi ini mendapat kawalan aparat kepolisian. Satpol PP setelah mengetahui ada aksi, langsung menutup gerbang DPRD. Sehingga para peserta aksi hanya berada di luar pagar kantor DPRD. Sementata kantor DPRD sepi.

Kendati sedikit, aksi ini menarik perhatian warga yang melintas di jalan Sukowati. Mereka penasaran dengan aksi para mahasiswa. "Kirain ada apa, ternyata aksi solidaritas," tutur Retno, salah satu warga yang melihat aksi tersebut.

Koordinator aksi Mamat dalam pernyataan sikapnya menuturkan, pihaknya mengutuk tindak kekerasan terhadap warga Wadas. "Kami menolak adanya tambang yang mengakibatkan kerusakan kelestarian alam," imbuhnya.

Ia menambahkan, SMUD meminta agar dihentikannya pengukuran tanah dan rencana pertambangan di Wadas, Bener, Purworejo. "Tarik seluruh aparat kepolisian dari desa Wadas. Tindak tegas aparat yang melakukan tindakan represif," tambahnya. (sas/fth)  Editor : Agus AP
#Bener #Solidaritas Mahasiswa Untuk Demokrasi #DPRD Salatiga #Wadas