RADARSEMARANG.ID, Semarang - Tanggal 10 November dikenal dengan hari pahlawan. Pada tahun 2025, tema yang dirilis oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia berbunyi “Pahlawan Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan”.
Tentunya tema tersebut memiliki makna tersendiri, “Pahlawanku Teladanku” yang memiliki arti pahlawan dengan semangat juang membangun bangsa, mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaan Indonesia yang wajib menjadi teladan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dengan sikap yang menegaskan nasionalisme, keberanian, integritas, dan semangat persatuan menjadi pedoman bagi generasi penerus bangsa.
Kemudian “Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan” yang bermakna harus terus melanjutkan perjuangan, yang tidak boleh berhenti karena zaman akan berubah dan tantangan serta ancaman dapat terjadi dengan bentuk yang berbeda.
Dengan semangat Terus Bergerak membangun motivasi untuk bangsa agar selalu berinovasi, mengembangkan potensi, serta perbaikan atas kesalahan dalam pengelolaan negara.
Baca Juga: Kembali Gelar Festival Literasi, Semangat Baca Pelajar Pekalongan Terus Menyala
Rekomendasi Film Indonesia
Berikut beberapa film Indonesia dengan tema perjuangan yang cocok kamu tonton.
1. Merah Putih (2009)
Film yang dirilis pada 13 Agustus 2009 ini diperankan oleh Lukman Sardi, Donny Alamsyah, Darius Sinathrya, Zumi Zola, Teuku Rifnu Wikana, Rudy Wowor, dll. Film yang ditulis oleh Conor Allyn, Rob Allyn serta sutradara Yadi Sugandi.
Latar cerita yang berdasarkan sejarah perjuangan kemerdekaan indonesia pada tahun 1947, yang bertepatan saat terjadinya peristiwa Agresi Militer Belanda I ke jantung pemerintahan RI di Jawa Tengah.
Perjuangan berperang melawan tentara Belanda pada tahun 1947 oleh Amir, Tomas, Dayan, Soerono, dan Marius yang bertugas menjadi kadet dan mengikuti latihan militer di sebuah barak bantir di Semarang. Dengan berbagai suku. latar belakang dan agama yang berbeda-beda.
Suatu ketika tempat latihan mereka diserang oleh tentara Belanda. Semua kadet terbunuh kecuali 5 orang tadi. Mereka yang lolos, ikut bergabung dengan pasukan gerilya di pedalaman jawa, dan menyusun strategi untuk mengalahkan pasukan Belanda.
2. Merah Putih II, Darah Garuda (2010)
Masih dengan pemain, penulis naskah dan sutradara yang sama, namun dengan alur cerita yang lebih menarik. Membahas rahasia mereka di masa lalu, konflik dalam hal kepribadian yang tajam, kelima laki-laki yang bersatu untuk melancarkan serangan ke kamp milik Belanda, demi menyelamatkan perempuan yang mereka cintai.
Kadet ini terhubung dengan kantor pusat Jendral Sudirman yang mana mereka diberikan tugas yaitu sebuah serangan gaya komando pada lapangan udara yang dapat membalikkan perlawanan para pemberontak yang telah dilakukan oleh Jendral Van Mook pada Agustus 1947.
3. Jenderal Soedirman (2015)
Film yang dirilis pada 27 Agustus 2015, tepat sepuluh hari setelah peringatan kemerdekaan Indonesia. Diperankan oleh Adipati Dolken, Ibnu Jamil, Mathias Muchus, Baim Wong, Nugie, Lukman Sardi, Annisa Hertami, Landung Simatupang. Ditulis oleh Tubagus Deddy dan Viva Westi (yang juga merangkap sebagai sutradara).
Mengisahkan Belanda yang telah menyatakan tidak terikat dengan perjanjian Renville secara sepihak, serta mengatakan telah menghentikan gencatan senjata.
Soekarno-Hatta yang ditangkap dan diasingkan ke Pulau Bangka, dan Jenderal Soedirman yang mengalami sakit berat terpaksa melakukan perjalanan ke arah selatan serta memimpin perang gerilya yang berlangsung selama tujuh bulan.
Belanda yang tiba-tiba mengatakan jika Indonesia sudah tidak ada, namun dari dalam hutan Jenderal Soedirman tetap mengatakan jika Republik Indonesia masih ada, berdiri bersama tentara nasionalnya.
Soedirman membuat Jawa menjadi medan perang gerilya yang luas, dan mengakibatkan Belanda kehabisan logistik dan waktu.
Baca Juga: Kelompok Pengrajin Tusuk Sate Banyumas Dapat Bantuan PLTS dari Pemprov Jateng
4. Soekarno (2013)
Film biografi dengan sutradara Hanung Bramantyo ini dirilis pada 11 Desember 2013. Pemeran dalam film ini adalah Ario Bayu, maudy Koesnaedi, Tika Bravani, Lukman Sardi, Ferry Salim, Tanta Ginting, Agus Kuncoro, Sujiwo Tejo, dll.
Mengisahkan tentang seseorang yang lahir dengan nama Kusno, namun berganti menjadi Soekarno karena sering sakit. Harapan agar menjadi ksatria seperti tokoh Adipati karno sangat besar. Pada usia 24 tahun harapannya tercapai, Soekarno mengguncang podium dengan berteriak “Kita harus merdeka sekarang!!” yang mengakibatkan ia harus dipenjara.
Di Bengkulu, Soekarno istirahat dari kehidupan politik. Hatinya jatuh pada wanita bernama Fatmawati, padahal Soekarno masih menjadi suami dari Inggit Garnasih, perempuan yang lebih tua 12 dan selalu menjadi perisai baginya saat di penjara ataupun dalam pengasingan.
Ditengah itu, Jepang datang dengan mengobarkan perang Asia Timur Raya yang membuat jiwa politik dalam diri Soekarno bangkit kembali.
5. Kartini (2017)
Film yang sangat terkenal dengan perjuangan emansipasi wanita Indonesia, Kartini. Ini adalah film ketiga setelah biografi R.A. Kartini (1984), dan Surat Cinta untuk Kartini (2016).
Film yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo dan beberapa pemeran seperti Dian Sastrowardoyo, Deddy Sutomo, Reza Rahadian, Acha Septriasa, dll ini dirilis pada 19 April 2017.
Mengisahkan tentang Kartini yang melihat langsung ibunya yang menjadi orang terbuang di rumahnya sendiri. Hanya karena ibunya tidak mempunyai darah ningrat dan menjadi seorang pembantu. Ayahnya yang mencintai Kartini namun juga tak berdaya melawan tradisi yang sudah ada turun temurun.
Kartini selalu berjuang untuk menyamaratakan hak untuk semua orang, baik yang ningrat ataupun bukan, terutama hak pendidikan untuk perempuan. (mg31)
Baca Juga: Pemerintah Ungkap Penyebab Bansos Belum Cair November 2025, Begini Cara Cek Status Terbaru
Editor : Baskoro Septiadi