Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Viral Parah, Sopir Truk Sambat ke Ganjar Pranowo! Kemacetan di Jalur Pantura Rembang hingga Pati, Jalan Mendadak Jadi Wahana Kolam Renang

Aris Hariyanto • Sabtu, 18 November 2023 | 03:17 WIB
Seorang anak menggunakan pelampung air di perbaikan Jalan yang tergenang air keruh di Pantura Juwana
Seorang anak menggunakan pelampung air di perbaikan Jalan yang tergenang air keruh di Pantura Juwana

RADARSEMARANG.ID, - Kemacetan parah terjadi di Jalur Pantura Rembang hingga Pati dikeluhkan oleh para sopir truk yang melintasinya.

Perbaikan jalan di sejumlah titik menjadi pemicu kemacetan yang terjadi di ruas jalan tersebut, yang terjadi sejak Rabu (15/11) malam sampai Kamis (16/11) pagi.

Dikutip dari laman Radar Kudus, salah satu spoir truk yang mengaku bernama Bakhtiar, mengeluhkan sudah terjebak macet di sekitar simpang Clangapan.

Sementara itu, di beberapa titik jalan tersebut sedang ada perbaikan jalan, namun kendaraan masih bisa berjalan merayap pelan-pelan.

Selanjutnya, ketika sampai di sekitar Alun-alun Rembang sekitar pukul 05.00 WIB, kemacetan pun terjadi hingga kendaraan berhenti total.

Kemudian Bakhtiar mengatakan, “Dari tadi pukul 05.00 WIB sampai sekarang pukul 07.00 WIB”.

Bersamaan dengan itu, sebuah video viral yang diduga sopir mengeluh parahnya kemacetan di Pantura Rembang.

Dikabarkan pengambilan video tersebut terlihat di sekitar jalan alternatif Dresi Rembang, dengan latar belakang penampakan deretan kemacetan panjang.

Terdengar sopir tersebut mengeluhkan, “Lho deloko macet kae lho.. Ganjar….Ganjar, ngatasi Jawa Tengah ora iso pe ngatasi Indonesia yo mati”.

Selanjutnya, antrean kendaraan masih padat, bahkan kemacetan di Jalan Pantura Rembang semakin parah pada Kamis (16/11) pukul 11.00 WIB.

Diketahui, titik kemacetan berada di area Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, terus merambat sampai kecamatan Lasem.

Oleh karena itu, sebab kemacetan yang terjadi sejak malam sampai wilayah Rembang, dikarenakan sedang ada perbaikan jalan disana.

Kemudian kemacetan semakin parah hingga wilayah Desa Babagan, Lasem, sampai sekitar pukul 11.00 WIB, dan tambah parah karena ada perbaikan jalan juga di wilayah Clangapan.

Oleh karena itu, kendaraan tidak bisa bergerak, sehingga hanya menyisakan ruas yang cukup untuk satu truk saja.

Kemacetan mencapai sekitar 30 kilo meter dari arah Surabaya, jika diukur dari pusat kemacetan di wilayah Desa Raci, Kecamatan Batangan, Pati. Namun dari arah sebaliknya arus lalu lintas terpantau bisa bergerak.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Rembang AKP Sugito menyampaikan, Terjadinya kemacetan sejak pukul 02.00 WIB karena di Batangan terdapat perbaikan jalan.

Pihak Kasat Lantas mengaku telah berkoordinasi dengan Satlantas Polres Pati dan pelaksana proyek untuk menindaklanjuti hal tersebut.

"Kami selalu koordinasi dengan wilayah Pati yang penting kami di lapangan tetap melayani pengemudi dengan pengaturan jalan," kata Sugito.

Di sisi lain, warga Juwana melakukan protes terkait perbaikan jalan yang belum selesai juga, hingga berita ini ditulis.

Belum lama ini, sebuah video viral yang memperlihatkan masyarakat berenang menggunakan pelampung di galian jalan pantura di Kecamatan Juwana

Video tersebut memperlihatkan seorang anak sedang bermain air di bekas galian perbaikan jalan yang tergenang air keruh.

Saat bermain air, anak tersebut juga menggunakan pelampung bak di wahana kolam renang dalam video berdurasi 22 detik itu.

Dikabarkan, jalan yang sedang dikeruk itu dipenuhi air hujan, dan masyarakat akhirnya menggunakannya sebagai bentuk protes.

Sebagai informasi, jalan pantura Pati-Rembang saat ini sedang diperbaiki. Berdasarkan keterangan BBPJN Provinsi Jateng pengerjaan tersebut dimulai pada 21 Desember 2022 dan ditargetkan selesai pada 13 April 2024.

PPK BBPJN Jateng, Dinar Pangayoman mengatakan, ”Paket pengerjaannya rehabilitasi dan rekonstruksi jalan. Lokasi di batas Kudus-Pati-Rembang”.

Selanjutnya, ketika ditanya tentang protes masyarakat setempat, ia mengatakan bahwa pembongkaran telah dilakukan di lokasi.

Kemudian lahan telah disiapkan untuk pengerjaan. Dikarenakan malam itu hujan lebat, sehingga membuat lokasi tergenang air.

”Sementara ini akan dikeringkan dulu. Sebab, kondisi ada airnya habis terguyur hujan,” kata Dinar.

Kondisi jalan pantura kini masih mengalami kemacetan, dan kendaraan padat merayap dari Pati hingga Rembang.

Selanjutnya Dinar menuturkan, kemacetan ini tak bisa dihindari saat jalan utama diperbaiki, juga karena tidak adanya jalur jalan tol.

”Pekerjaan ini dilakukan spot-spot dari satu jalur selesai baru jalur satunya. Karena kalau ditutup semua jalurnya tentu kendaraan tak bisa lewat. Jadi bertahap,” ucapnya.

Kemudian ia melanjutkan, ”Kami kejar cepat agar pengerjaan selesai sebelum nataru”.

Mereka berusaha menyelesaikan beberapa jalan raya sebelum libur Natal dan tahun baru (nataru, karena kemacetan sering terjadi pada saat itu.

Di lain pihak, Kasatlantas Polresta Pati Kompol Asfauri mengabarkan telah merekayasa lalu lintas (lalin) untuk mencegah kemacetan.

Selanjutnya Asfauri juga berharap para pengguna kendaraan pribadi dapat melintasi jalur alternatif yang akan disediakan

”Mobil, motor ini kami harap lewat jalur alternatif Pati-Rembang. Bisa lewat Jakenan-Jaken,” tandasnya.

Editor : Agus AP
#kemacetan #pantura #rembang #GANJAR #perbaikan jalan #juwana