Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Tanggul Sungai Papanrejo Gubuk Purwodadi Jebol, Jalur Semarang-Purwodadi Lumpuh Total

Muhammad Hariyanto • Selasa, 21 Januari 2025 | 17:57 WIB
Personel kepolisian berada di lokasi yang terdapat titik tanggul jebol 
Personel kepolisian berada di lokasi yang terdapat titik tanggul jebol 

RADARSEMARANG.ID, Purwodadi - Tanggul aliran Sungai Tuntang turut wilayah Papanrejo, Gubug, Kabupaten Grobogan jebol Selasa (21/1/2025) pagi. 

Imbas kejadian ini, air luapan sungai yang sangat deras tersebut juga berimbas mengakibatkan rel perlintasan kereta api tidak dapat dilalui lantaran tergenang air dan rusak. 

Informasi dari rekaman video yang tersebar diberbagai media sosial, terlihat arus air yang keluar dari tanggul yang jebol tersebut sangat deras. Arus air menerjang rel perlintasan kereta api. 

"Papan rejo jebol sementara, Kondisi rel ambles semua. Wes," kata warga laki-laki dalam rekaman video tersebut. 

"Tambah parah jebolnya, takut panahan tanggul sudah jebol," kata warga lainnya. 

"Jalur kereta api Jakarta Surabaya di Desa Papanrejo Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan tidak dapat dilalui karena banjir luapan sungai tuntang..jalur Kereta dialihkan di jalur selatan Gambringan - Solo," tulis caption dalam video. 

Kejadian tersebut menjadi tontonan warga. Namun kemudian, mereka dihimbau Bhabinkamtibmas, termasuk personil TNI yang berada di lokasi untuk segera menjauhi lokasi tanggul jebol. 

"Waspada waspada, ayo mundur pak ayo mundur Pak," kata aparat yang berada di lokasi kejadian. 

Selain itu, luapan air dari tanggul jebol ini melintasi jalan raya mengalir ke sungai sebelahnya.

Berdampak, akses jalan raya tidak bisa dilalui. Aparat kepolisian juga meminta pengendara tidak melintas lokasi tersebut. 

"Papanrejo Gubug untuk sementara tidak bisa dilewati kereta api," kata warga. 

"Mbalek mbalek," umbau warga yang membantu aparat di lokasi tersebut. 

"Selamat siang salam presisi, salam sigap, Polantas hadir. Dilaporkan pada hari Selasa (21/1/2025) tepatnya di Desa Tinanding, dilaporkan situasi terkini arus lalu-lintas dari Purwodadi menuju Kota Semarang dsn sebaliknya lumpuh total, dikarenakan ada tanggul di desa Tinanding yang mengalami jebol. Demikian dilaporkan terkini dari Satlantas Polres Grobogan," kata anggota Satlantas Polres Grobogan di lokasi tersebut. 

Sementara, berdasarkan data update laporan kejadian bencana hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Grobogan, tertulis Selasa (21/2/2025) pukul 02.00.

Banjir tersebut diakibatkan tingginya curah hujan, yang terjadi di wilayah Kabupaten Grobogan. 

Termasuk juga kiriman air dari hulu Sungai lusi, Sungai Serang, dan Sungai Tuntang yang mengakibatkan sungai tidak mampu menampung debit air.

Sehingga menyebabkan air meluap dan menyebabkan banjir di beberapa wilayah di Kabupaten Grobogan.

Lokasi dan dampak, berada di Dusun Jetis Desa Kantong Kecamatan Toroh. Mengakibatkan terputusnya jalur Katong menuju ke Desa Sedadi, ketinggian air kurang lebih 30-70 cm sehingga tidak bisa dilalui oleh kendaraan.

Adapun yang terdampak banjir tanaman padi berumur 65 hari, dengan rincian  sebagai berikut, Kelompok tani kumala karya I seluas 8 Hektare.

Kelompok tani kumala karya II, seluas 4 hektare. Kelompok tani kumala karya III seluas 4 hektare. 

Kemudian, Desa Boloh, air menggenangi jalan penghubung Boloh-Kenteng dan halaman Puskesmas II ketinggian Air 20-40 sentimeter dan kondisi saat ini Sudah Berangsur surut.

Berikutnya, Desa Kenteng, Desa Depok, genangan air berada di Perum Gending Janur Kuning, dan jalan termasuk perumahan. Ketinggian air 30-60 sentimeter. 

Imbas lainnya, air juga menggenangi bangunan SMA 1 Toroh. Ada 23 kelas, 3 ruang lab, ruang kantor sekolah tergenang air dengan ketinggian air 30-60 sentimeter.

Dusun Teguhan, dan air menggenangi jalan dan rumah warga dengan ketinggian air 20-50 sentimeter. 

Kemudian, sejumlah titik jalan di wilayah kelurahan Purwodadi, Kecamatan Purwodadi juga sempat tergenang air. Kelurahan Kelurahan Kalongan. 

Berikutnya, Desa Getasrejo, Kecamatan Grobogan, Desa Sumberjosari, Desa Mojoagung Kecamatan Karangrayung, Kecamatan Kedungjati, meliputi Desa Wates, dan Desa Kedungjati. Kecamatan Gubug, berada di Desa Penadaran. 

Langkah yang dilakukan pemerintah setempat, melakukan evakuasi warga di perumahan Permata Hijau Kalongan, dan warga Perumahan Janur Kuning Gendingan.

Selain itu juga mendirikan tempat pengungsian dan menyalurkan logistik di Gedung Serba Guna Desa Ngraji.

Data Pengungsi Berjumlah 44 jiwa terdiri dari 21 laki-laki, 23 perempuan, balita 7 anak, dan disabilitas 2 orang. (mha/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#BANJIR #Purwodadi