RADARSEMARANG.ID, Semarang – PSIS Semarang menatap pertandingan menghadapi Adhyaksa FC Bekasi dengan persiapan matang. Laskar Mahesa Jenar dijadwalkan menjamu Adhyaksa FC pada lanjutan Pegadaian Championship di Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (3/10/2026) pukul 19.00 WIB.
Pelatih PSIS Semarang Widodo C. Putro memastikan bakal melakukan rotasi pemain dalam pertandingan tersebut. Rotasi dinilai penting untuk menjaga kebugaran skuad, terlebih PSIS masih memiliki rangkaian pertandingan panjang ke depan.
Widodo mengatakan, sebelumnya PSIS juga telah menyiapkan rotasi saat menghadapi Persiku Kudus. Namun, pertandingan tersebut akhirnya batal digelar.
"Untuk rotasi pemain pastinya ada. Kemarin di Kudus kita sudah merotasi pemain, ternyata pertandingan batal," kata Widodo dalam konferensi pers sebelum pertandingan, Jumat (2/10/2026).
Karena itu, Widodo berharap seluruh pemain yang mendapatkan kesempatan tampil mampu memberikan kontribusi maksimal. Ia juga menyebut kondisi mayoritas pemain PSIS siap diturunkan, meski ada satu-dua pemain yang kemungkinan belum bisa bermain.
"Besok berharap kesiapan dari semua pemain. Siapa pun yang main besok ditunjuk, dia harus bisa kontribusi penuh di dalam pertandingan," ujarnya.
Bermain di kandang sendiri menjadi modal tersendiri bagi PSIS. Widodo meminta anak asuhnya tampil penuh semangat dan percaya diri, tetapi tetap menghindari sikap terlalu percaya diri atau overconfidence.
"Ini home kita. Kami harus main semangat, penuh keyakinan, bukan overconfidence, untuk bisa memenangkan pertandingan ini," tegasnya.
PSIS juga tidak ingin terpaku pada catatan Adhyaksa FC yang belum meraih kemenangan dalam tiga pertandingan awal. Widodo menilai seluruh tim di Pegadaian Championship tetap memiliki kualitas dan kemampuan untuk memberikan ancaman.
Menurutnya, Adhyaksa FC memiliki kemampuan membangun serangan dari belakang dan menciptakan peluang. Karena itu, PSIS harus mampu menjalankan strategi dan aspek fisik yang telah dipersiapkan selama latihan.
"Di Pegadaian Championship ini tidak ada tim lemah sebetulnya. Mereka juga bisa memainkan bola dari build-up, terus bisa banyak peluang," jelas Widodo.
Pelatih berusia 56 tahun itu juga menekankan pentingnya kebersamaan di dalam tim. Ia menyebut suasana latihan yang positif menjadi salah satu upaya untuk menjaga performa PSIS.
Baca Juga: PSIS Semarang Daftarkan Felipe Cadenazzi, Nama Rafinha Hilang dari Skuad
Widodo mengaku selalu berusaha membuat pemain menikmati setiap sesi latihan. Selain aspek teknis dan taktikal, kebutuhan pemain seperti nutrisi dan kendala yang dihadapi juga menjadi perhatian.
"Saya selalu mengedepankan bagaimana pemain ini selalu ceria, selalu gembira menghadapi setiap latihan," ungkapnya.
Sementara itu, pemain PSIS Amirul Fisabilillah menegaskan seluruh skuad telah melakukan persiapan untuk menghadapi Adhyaksa FC. Ia menyadari tim tamu memiliki kualitas, sehingga PSIS harus tampil maksimal sepanjang pertandingan.
"Kami sudah mempersiapkan untuk pertandingan besok dengan baik. Kami tahu tim lawan juga tim bagus, tapi kita tetap bermain dengan maksimal, kerja keras dan fokus," kata Amirul.
Terkait kondisi Akbar, Widodo memilih tidak mengambil risiko. Jika pemain tersebut masih merasakan cedera, ia berharap Akbar tidak memaksakan diri tampil.
Menurut Widodo, perjalanan kompetisi PSIS masih panjang dan tim juga memiliki agenda lain yang harus dipersiapkan, termasuk Piala I-League Cup yang disebut akan berlangsung sekitar awal November.
"Saya berharap pemain yang memang sekarang posisinya masih ada terasa sedikit cedera belum pulih betul, harus dipulihkan 100 persen. Kalau memang masih terasa, tahan saja dulu," pungkas Widodo.
Editor : Baskoro Septiadi