RADARSEMARANG.ID – Nama Felipe Cadenazzi kembali menjadi perhatian dalam bursa transfer sepak bola Indonesia. Striker asal Argentina tersebut dikaitkan dengan PSIS Semarang setelah sebelumnya memiliki pengalaman bermain di kompetisi Indonesia bersama Borneo FC dan PSMS Medan.
Menariknya, Cadenazzi memiliki sejarah menggunakan nomor punggung 91. Nomor tersebut juga identik dengan Rafael de Sá Rodrigues alias Rafinha yang saat ini memperkuat PSIS Semarang.
Kondisi tersebut kemudian memunculkan spekulasi di kalangan suporter Mahesa Jenar. Apakah jika Felipe Cadenazzi benar-benar bergabung dengan PSIS Semarang, Rafael Rafinha bakal dicoret atau dilepas?
Berdasarkan data skuad PSIS Semarang yang tersedia di laman resmi ILeague untuk kompetisi Pegadaian Championship 2026/27, Rafael de Sá Rodrigues masih tercatat sebagai pemain PSIS dengan nomor punggung 91. Nama Cadenazzi pun sama tercantum dalam daftar skuad tersebut.
Rafinha sendiri bukan pemain baru bagi PSIS. Penyerang asal Brasil tersebut resmi dipertahankan PSIS untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027. Pada musim sebelumnya, Rafinha mencatatkan 10 penampilan dan mencetak empat gol bersama Mahesa Jenar.
Pada awal musim 2026/2027, pemain yang memiliki nama lengkap Rafael de Sá Rodrigues itu kembali mendapatkan kepercayaan menggunakan nomor 91. Data Transfermarkt juga mencatat Rafinha sebagai pemain PSIS dengan posisi penyerang tengah dan usia 34 tahun.
Menariknya, nomor 91 memang memiliki hubungan kuat dengan perjalanan karier Felipe Cadenazzi di Indonesia. Cadenazzi pernah menggunakan nomor 91 ketika membela Borneo FC Samarinda pada kompetisi BRI Liga 1 2023/2024.
Baca Juga: Jadwal Liga 2 2026/2027 Pekan ke-3 Lengkap, Ada Persiku Kudus vs PSIS Semarang
Nomor yang sama kembali digunakan ketika ia memperkuat PSMS Medan pada musim 2025/2026. Riwayat nomor punggung tersebut tercatat dalam data Transfermarkt.
Dalam data, Cadenazzi tercatat sebagai penyerang asal Argentina. Pada musim 2025/2026 bersama PSMS Medan, ia membukukan 20 penampilan dan 12 gol. Sebelumnya, ketika memperkuat Borneo FC pada Liga 1 2023/2024, ia tampil 30 kali dan mencetak 15 gol.
Catatan tersebut membuat Cadenazzi menjadi sosok yang cukup menarik apabila benar masuk radar klub yang membutuhkan tambahan daya gedor di lini depan.
Namun, status Cadenazzi saat ini berbeda dengan Rafinha. PSMS Medan sebelumnya memastikan tidak melanjutkan kontrak Cadenazzi untuk musim berikutnya. Presiden PSMS Medan Fendi Jonathan menyatakan kerja sama dengan pemain Argentina tersebut tidak dilanjutkan.
Dengan status tersebut, nama Cadenazzi memang lebih mudah muncul dalam pembahasan bursa transfer karena sang pemain tidak lagi terikat dengan PSMS.
Profil Felipe Cadenazzi juga cukup menarik. Pemain kelahiran 12 Oktober 1991 tersebut memiliki tinggi sekitar 1,91 meter dan berposisi sebagai penyerang tengah. Ia memiliki pengalaman bermain di sejumlah kompetisi luar negeri sebelum berkarier di Indonesia.
Cadenazzi pernah memperkuat Seoul E-Land di Korea Selatan dan Magallanes di Chile. Bersama Magallanes, ia bahkan memiliki pengalaman tampil di Copa Libertadores. Setelah itu, ia melanjutkan karier ke Indonesia dengan bergabung bersama Borneo FC.
Pada musim 2023/2024 bersama Borneo FC, Cadenazzi menjadi salah satu penyerang yang cukup produktif. Data ILeague mencatat 30 penampilan dan 15 gol. Ia juga tercatat mendapatkan enam kartu kuning tanpa kartu merah pada kompetisi tersebut.
Sementara itu, catatan Cadenazzi bersama PSMS Medan juga menunjukkan produktivitas yang cukup tinggi. Dari data mencatat 20 penampilan dengan 12 gol pada Pegadaian Championship 2025/2026. Ia juga membukukan satu assist, 50 tembakan, 31 tembakan tepat sasaran dan 146 umpan sukses dari 203 percobaan.
Jika menggunakan catatan tersebut, Cadenazzi memiliki rata-rata 0,6 gol per penampilan bersama PSMS. Angka tersebut menjadi bagian dari rekam jejaknya sebelum memasuki periode transfer berikutnya.
Di sisi lain, Rafinha juga memiliki catatan yang tidak bisa diabaikan. Sebelum bergabung dengan PSIS, pemain asal Brasil itu menjadi bagian penting dari perjalanan PSIM Yogyakarta menuju kompetisi kasta tertinggi. Dalam 22 pertandingan, Rafinha mencatat 20 gol untuk PSIM.
PSIM bahkan memensiunkan nomor 91 setelah melepas Rafinha ke PSIS. Namun di PSIS, nomor tersebut kemudian digunakan Rafinha kembali. Data skuad PSIS 2026/2027 menunjukkan nomor 91 masih menjadi miliknya.
Pada pertandingan PSIS Semarang melawan PSPS Pekanbaru pada 11 September 2026, Rafinha juga tercatat sebagai pemain starter dengan nomor 91. Dalam laga tersebut PSIS menang 2-1 di Stadion Jatidiri.
Fakta tersebut menjadi petunjuk penting bahwa Rafinha masih menjadi bagian dari skuad PSIS pada awal kompetisi 2026/2027.
Dari sisi karakter permainan, keduanya juga memiliki profil yang berbeda. Cadenazzi merupakan penyerang tengah bertubuh tinggi dengan postur 1,91 meter. Profil tersebut membuatnya dapat menjadi opsi untuk permainan bola atas dan duel fisik di lini depan.
Rafinha memiliki postur sekitar 1,70 meter dan juga bermain sebagai penyerang tengah. Data Transfermarkt mencatat posisi utamanya sebagai depan-tengah dengan posisi lain sebagai sayap kiri.
Jika melihat data yang sudah tersedia, keduanya sama-sama mempunyai pengalaman sebagai pemain depan, tetapi memiliki karakter fisik yang berbeda.
Bagi PSIS, keberadaan dua penyerang dengan karakter berbeda secara teoritis dapat memberikan pilihan taktik yang lebih beragam. Namun, keputusan mengenai perekrutan pemain, komposisi skuad, nomor punggung dan masa depan Rafinha tetap menjadi kewenangan manajemen serta tim pelatih PSIS.
Untuk sementara, kabar mengenai Felipe Cadenazzi dan PSIS Semarang masih perlu informasi resmi klub. Yang sudah terkonfirmasi dari data kompetisi 2026/2027 adalah Rafael Rafinha masih menjadi pemain PSIS dan menggunakan nomor 91. Sama dengan Felipe Cadenazzi yang tercantum dalam daftar pemain PSIS yang tersedia di ILeague.
Dengan demikian, pertanyaan apakah Rafinha dicoret karena Felipe Cadenazzi menggunakan nomor punggung yang sama belum memiliki dasar resmi. Justru data terbaru menunjukkan Rafinha masih menjadi bagian dari skuad Mahesa Jenar.
Jika Cadenazzi benar-benar merapat ke Semarang, perkembangan berikutnya akan menarik untuk dinantikan, terutama mengenai status Rafinha, komposisi pemain asing PSIS, serta nomor punggung yang akan diberikan kepada striker Argentina tersebut.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi