PSIS Semarang Belum Terkalahkan, Widodo C Putro Soroti Satu Masalah Jelang Derby Jateng Lawan Persiku Kudus

Sulistiono • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 09:07 WIB
Pemain PSIS melakukan latihan terakhir di Stadion Terang Bangsa, sebelum bertolak ke Bekasi untuk meladeni tuan rumah,Semen Padang di pekan kedua Liga Pegadaian Championship 2026/2027. (ist)
Pemain PSIS melakukan latihan terakhir di Stadion Terang Bangsa, sebelum bertolak ke Bekasi untuk meladeni tuan rumah,Semen Padang di pekan kedua Liga Pegadaian Championship 2026/2027. (ist)

 

RADARSEMARANG.ID – PSIS Semarang memang belum terkalahkan dalam dua pertandingan awal Pegadaian Championship 2026/2027. Namun, catatan empat poin tersebut belum membuat pelatih Widodo Cahyono Putro sepenuhnya puas. Ada satu pekerjaan rumah yang menjadi perhatian sebelum Laskar Mahesa Jenar menghadapi Persiku Kudus dalam derby Jawa Tengah.

Widodo mengapresiasi kerja keras para pemain yang mampu menghindari kekalahan dalam dua laga awal. Namun, ia melihat PSIS masih memiliki persoalan dalam menemukan ritme permainan, terutama pada menit-menit awal pertandingan. Para pemain dinilai sempat canggung dan membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan situasi pertandingan.

Permainan PSIS kemudian mulai berkembang setelah memasuki babak kedua. Para pemain mampu mengalirkan bola dengan lebih baik dan menjalankan pola permainan yang diinginkan. Bagi Widodo, perubahan tersebut menjadi bahan evaluasi agar timnya bisa tampil lebih siap sejak awal pertandingan berikutnya.

Baca Juga: PSIS Semarang Tantang Persiku Kudus yang Baru Dihantam 0-6, Modal 4 Poin Jadi Bekal Laskar Mahesa Jenar

Bukan Sekadar Soal Empat Poin

Empat poin dari dua pertandingan tentu menjadi modal positif bagi PSIS. Laskar Mahesa Jenar membuka kompetisi dengan kemenangan 2-1 atas PSPS Pekanbaru, kemudian bermain imbang 1-1 melawan Semen Padang pada pekan kedua.

Namun, proses mendapatkan poin tersebut juga memperlihatkan bahwa PSIS masih perlu meningkatkan konsistensi permainan sejak menit awal. Saat menghadapi Semen Padang, misalnya, PSIS harus mengejar ketertinggalan setelah lawan mencetak gol lebih dahulu.

Situasi tersebut menjadi perhatian tersendiri sebelum menghadapi Persiku. Terlebih, Laskar Macan Muria juga memiliki motivasi besar untuk bangkit setelah mengalami kekalahan telak 0-6 dari PSMS Medan pada pertandingan sebelumnya.

Persiku Jadi Ujian Berikutnya

PSIS dijadwalkan menghadapi Persiku Kudus pada Minggu, 27 September 2026 pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung, Bantul. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi PSIS untuk mempertahankan catatan belum terkalahkan sekaligus membuktikan bahwa evaluasi dari dua laga awal sudah mulai diterapkan.

Persiku sendiri bukan lawan yang bisa dianggap mudah. Dalam tiga pertemuan terakhir, Persiku mencatat dua kemenangan dan satu hasil imbang melawan PSIS. Bahkan, pertemuan terakhir kedua tim pada 11 April 2026 berakhir dengan skor 3-3.

Baca Juga: PSIS Semarang Tantang Persiku Kudus yang Baru Dihantam 0-6, Modal 4 Poin Jadi Bekal Laskar Mahesa Jenar

Catatan tersebut membuat kesiapan PSIS sejak menit pertama menjadi semakin penting. Laskar Mahesa Jenar tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan bangkit ketika sudah tertinggal, tetapi juga perlu tampil lebih agresif dan terorganisasi sejak awal agar tidak kembali memberikan kesempatan kepada lawan untuk mengambil kendali pertandingan.

Derby Jawa Tengah ini sekaligus menjadi ujian bagi konsistensi PSIS. Empat poin sudah dikantongi, tetapi Widodo masih memiliki pekerjaan rumah untuk memastikan Laskar Mahesa Jenar mampu tampil lebih stabil sejak peluit pertama dibunyikan. (sls)

Editor : Baskoro Septiadi
PSISSemarang PegadaianChampionship2026 PersikuKudusvsPSISSemarang WidodoCPutro PSIS