RADARSEMARANG.ID – PSIS Semarang mulai mengalihkan fokus ke Persiku Kudus pada pekan ketiga Pegadaian Championship 2026/2027. Setelah mengoleksi empat poin dari dua pertandingan awal, Laskar Mahesa Jenar kini menghadapi lawan yang dalam tiga pertemuan terakhir belum pernah mereka kalahkan.
PSIS mengawali kompetisi musim ini dengan kemenangan 2-1 atas PSPS Pekanbaru. Pada pekan kedua, tim asuhan Widodo Cahyono Putro kemudian bermain imbang 1-1 melawan Semen Padang. Hasil tersebut membuat PSIS belum terkalahkan dalam dua pertandingan awal musim 2026/2027.
Kini, perhatian PSIS beralih ke Persiku. Tambahan tiga poin akan membuat koleksi Laskar Mahesa Jenar menjadi tujuh poin sekaligus menjaga momentum positif pada awal kompetisi. Namun, pertandingan tersebut tidak bisa dianggap mudah karena Persiku memiliki catatan pertemuan yang cukup menyulitkan PSIS.
Ada Rekor yang Harus Diputus PSIS
Data head-to-head resmi ILeague menunjukkan Persiku belum terkalahkan dalam tiga pertemuan terakhir melawan PSIS. Bahkan, dua pertandingan sebelumnya berakhir dengan kemenangan telak untuk Laskar Macan Muria.
Pada 14 September 2025, Persiku mengalahkan PSIS dengan skor 4-0 di Stadion Jatidiri. Hasil tersebut kembali berlanjut pada pertemuan 11 November 2025 ketika Persiku menang 3-0.
Sementara pada duel terakhir 11 April 2026, kedua tim bermain imbang 3-3 di Stadion Wergu Wetan. Artinya, PSIS belum mampu meraih kemenangan dalam tiga pertemuan terakhir dan kini memiliki kesempatan untuk memperbaiki catatan tersebut.
Rekor tersebut menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan Widodo Cahyono Putro. PSIS tidak hanya dituntut menjaga tren positif di awal musim, tetapi juga harus menghadapi lawan yang memiliki catatan cukup baik dalam pertemuan langsung terakhir.
Persiku Sedang Mencari Kebangkitan
Persiku sendiri datang ke pertandingan dengan situasi yang berbeda. Dalam dua laga awal, Laskar Macan Muria belum meraih kemenangan. Setelah bermain imbang 1-1 melawan Adhyaksa FC Bekasi pada laga pembuka, Persiku kemudian mengalami kekalahan telak 0-6 dari PSMS Medan.
Hasil tersebut membuat Persiku baru mengoleksi satu poin dan telah kebobolan tujuh gol dari dua pertandingan. Pelatih Persiku Kahudi Wahyu menyebut konsentrasi dan faktor mental menjadi salah satu persoalan setelah timnya kebobolan banyak gol dalam waktu singkat.
Kondisi tersebut membuat Persiku memiliki motivasi besar untuk bangkit. Bermain menghadapi PSIS juga menjadi kesempatan bagi Laskar Macan Muria untuk memperbaiki penampilan sekaligus mengembalikan kepercayaan diri setelah kekalahan besar dari PSMS.
PSIS Bidik Tiga Poin
Dengan modal empat poin dari dua pertandingan, target tiga poin menjadi sasaran PSIS pada laga ini. Namun, target tersebut tetap harus diwujudkan melalui permainan di lapangan, terlebih Persiku memiliki catatan positif dalam tiga pertemuan terakhir.
Sebelum menghadapi Semen Padang, Widodo Cahyono Putro menyatakan PSIS telah menyiapkan strategi berdasarkan analisis terhadap lawan. Tim mengeksplorasi posisi yang bisa dimanfaatkan sekaligus menyiapkan area yang perlu mendapat perlindungan.
Baca Juga: Marselino Ferdinan Gabung Persija, 5 Hal yang Berubah di Skuad Shin Tae-yong
Pola persiapan tersebut kembali dibutuhkan ketika menghadapi Persiku. PSIS harus mampu membaca permainan lawan sekaligus memperbaiki sejumlah kekurangan yang terlihat dalam dua pertandingan sebelumnya, terutama agar tidak kembali kehilangan momentum sejak awal laga.
Pertandingan Persiku Kudus vs PSIS Semarang akan berlangsung Minggu, 27 September 2026 pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung, Bantul. Bagi PSIS, laga ini menjadi kesempatan untuk mempertahankan catatan belum terkalahkan sekaligus memutus rekor tiga pertemuan terakhir melawan Persiku. (sls)
Editor : Baskoro Septiadi