Hari Nur Yulianto Pulang, Naluri Gol Legenda PSIS Belum Padam

Sulistiono • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 15:30 WIB
Kecintaannya yang begitu besar kepada PSIS Semarang, membuat Har Nur Yulianto alias King HNY kembali pulang ke pangkuan Laskar Mahesa Jenar. (ist)
Kecintaannya yang begitu besar kepada PSIS Semarang, membuat Har Nur Yulianto alias King HNY kembali pulang ke pangkuan Laskar Mahesa Jenar. (ist)

RADARSEMARANG.ID - Ada cerita yang terasa seperti ditulis untuk sebuah film sepak bola. Hari Nur Yulianto kembali ke PSIS Semarang setelah sempat meninggalkan klub. Namun, sang legenda tidak membutuhkan waktu lama untuk kembali menghadirkan momen istimewa. Di usia 37 tahun, King HNY mencetak gol penyelamat pada menit ke-89 saat PSIS menghadapi Semen Padang. Kepulangannya ke Laskar Mahesa Jenar seolah langsung mendapatkan penutup cerita yang sempurna.

Setelah kembali memperkuat PSIS untuk menghadapi kompetisi Championship 2026/2027, pemain yang akrab dengan julukan King HNY itu langsung menunjukkan bahwa naluri mencetak golnya belum hilang. Hari Nur menjadi penyelamat PSIS saat menghadapi Semen Padang pada pekan kedua Championship 2026/2027.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Minggu (20/9/2026), PSIS sempat tertinggal 0-1. Namun, ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir, Hari Nur Yulianto muncul sebagai penyelamat. Penyerang berusia 37 tahun itu mencetak gol pada menit ke-89 sekaligus mengubah skor menjadi 1-1. Gol tersebut membuat PSIS terhindar dari kekalahan dan membawa pulang satu poin dari pertandingan tersebut.

Data resmi ILeague mencatat Hari Nur telah tampil dua kali untuk PSIS di Championship 2026/2027 dan mengoleksi satu gol. Bagi Hari Nur, gol tersebut menjadi momen penting setelah dirinya kembali mengenakan seragam PSIS. Lebih dari sekadar tambahan angka dalam statistik, gol itu seperti menjadi penanda bahwa hubungan Hari Nur dengan Mahesa Jenar masih memiliki cerita yang belum selesai.

Baca Juga: Dilatih Mantan Juru Taktik PSIS Kahudi Wahyu, Ini Daftar Pemain Persiku Kudus di Championship 2026/2027

Legenda yang Kembali Pulang

Hari Nur bukan pemain baru bagi PSIS dan suporternya. Pemain kelahiran Kendal tersebut pernah menjadi bagian penting dari perjalanan PSIS selama sekitar satu dekade. Ia bergabung dengan PSIS pada 2013 ketika klub masih berkompetisi di Divisi Utama.

Dalam perjalanan kariernya bersama Mahesa Jenar, Hari Nur kemudian menjadi salah satu pemain penting dalam perjuangan klub kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Salah satu momen paling dikenang terjadi pada 2017, ketika Hari Nur mencetak hat-trick saat PSIS mengalahkan Martapura FC dengan skor 6-4 dalam pertandingan perebutan tempat ketiga Liga 2. Hasil tersebut turut mengantarkan PSIS promosi ke Liga 1.

Bagi suporter PSIS, nama Hari Nur kemudian tidak hanya identik dengan gol, tetapi juga loyalitas terhadap klub. Sosoknya melekat dengan perjalanan Mahesa Jenar dalam beberapa musim penting. Setelah meninggalkan PSIS pada 2023, Hari Nur melanjutkan karier bersama sejumlah klub. ILeague mencatat ia kemudian memperkuat Java United dan PSPS Pekanbaru sebelum akhirnya kembali ke PSIS pada musim 2026/2027.

Baca Juga: Lagi Gacor, Hari Nur Bisa Jadi Senjata Mematikan PSIS saat Hadapi Persiku

Pulang ke PSIS pada Usia 37 Tahun

Manajemen PSIS resmi memulangkan Hari Nur pada Juni 2026 untuk menghadapi musim kompetisi baru. Kepulangannya menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman, karakter, sekaligus kedekatan emosional dengan klub dan suporter. "Lama tapi baru" menjadi gambaran yang tepat untuk kepulangan Hari Nur. Ia bukan lagi pemain muda yang dahulu datang ke Semarang pada 2013, melainkan seorang pemain senior yang membawa pengalaman panjang dalam perjalanan kariernya.

Meski demikian, pertandingan melawan Semen Padang membuktikan bahwa kontribusi Hari Nur tidak hanya berada di ruang ganti. Saat PSIS membutuhkan gol pada menit-menit akhir, ia masih mampu berada di tempat yang tepat dan mencetak gol penting. Naluri seorang penyerang yang selama bertahun-tahun menjadi ciri khasnya ternyata masih bisa muncul ketika Mahesa Jenar berada dalam situasi sulit.

Dari Ikon PSIS Menjadi Penyelamat Lagi

Gol ke gawang Semen Padang memiliki makna tersendiri. PSIS sebelumnya tertinggal setelah Semen Padang mencetak gol pada menit ke-8. Laskar Mahesa Jenar kemudian terus berusaha mencari gol penyeimbang hingga akhirnya Hari Nur mencetak gol pada menit ke-89.

Pelatih PSIS Widodo C Putro juga mengakui timnya sebenarnya membidik tiga poin dalam pertandingan tersebut. Namun, tambahan satu poin tetap disyukuri setelah PSIS berhasil menyamakan keduduka. (sls)

Editor : Baskoro Septiadi
PSISSemarang HariNurYulianto KingHNY Championship2026 PSIS