Jadwal Live Championship Pekan Ini, PSIS Semarang Waspada Skuad Mentereng Semen Padang

Baskoro Septiadi • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 10:24 WIB
Vizcara dan Safrudin Tahar pernah berkostum PSIS Semarang.
Vizcara dan Safrudin Tahar pernah berkostum PSIS Semarang.

RADARSEMARANG.ID – Semen Padang FC dan PSIS Semarang akan beradu kekuatan pada pekan kedua Pegadaian Championship 2026/2027. 

Pertandingan yang digelar di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Minggu (20/9/2026) pukul 19.00 WIB ini menjadi duel penting dalam persaingan papan atas Grup A.

Kedua tim sama-sama membawa modal kemenangan dari pertandingan perdana. PSIS sukses mengalahkan PSPS Pekanbaru dengan skor 2-1, sedangkan Semen Padang menang tipis 1-0 atas Persiraja Banda Aceh. Situasi tersebut membuat pertemuan di Bekasi menjadi penting bagi kedua tim untuk menjaga momentum positif.

Tambahan tiga poin akan menjadi modal berharga bagi tim yang mampu memenangi pertandingan untuk menjaga posisi di papan atas.

Baca Juga: Semen Padang vs PSIS Semarang: Duel Sengit Pekan 2 Championship 2026/2027, Sama-Sama Bawa Modal Kemenangan

PSIS Siapkan Perbaikan Transisi

PSIS datang dengan kepercayaan diri setelah membuka kompetisi dengan kemenangan. Namun, pelatih Mahesa Jenar, Widodo Cahyono Putro, menegaskan timnya tetap melakukan evaluasi sebelum menghadapi Semen Padang.

Evaluasi terutama diarahkan pada transisi permainan, pertahanan bola mati, hingga skema menyerang melalui set piece.

“Persiapan kami tentunya dari hasil pertandingan pertama kemarin. Evaluasi, di situ bagaimana kita memperbaiki transisi dari attacking to defense, terus memperbaiki defending set piece,” ujar Widodo.

Selain memperbaiki organisasi pertahanan, PSIS juga mempersiapkan skema untuk menciptakan peluang dari bola mati.

“Dan tentunya kita juga bikin attacking set piece. Terus transisi dari defense to attack-nya, bagaimana melihat komposisi dari game plan dari Semen Padang,” lanjutnya.

Widodo juga menyebut timnya secara khusus mempelajari bagaimana cara membongkar pertahanan Semen Padang sekaligus mengantisipasi kekuatan lawan.

“Nah, itu kita latih bagaimana caranya membongkar pertahanan mereka dan mengantisipasi kelebihan mereka dan istilahnya mengeksplor mana-mana titik-titik lemah yang didapat oleh Semen Padang.”

Artinya, PSIS tidak hanya berfokus pada bagaimana membangun serangan, tetapi juga mempersiapkan antisipasi terhadap pola permainan Kabau Sirah.

Baca Juga: Pernah Satu Tim, Duel 2 Kapten Safrudin Tahar dan Hari Nur Bakal Sengit di Laga Semen Padang vs PSIS Semarang

Duel Dua Kapten yang Pernah Bersama

Selain persaingan di atas lapangan, pertandingan ini juga menghadirkan cerita menarik dari dua sosok yang pernah menjadi rekan satu tim di PSIS.

Mereka adalah Safrudin Tahar dan Hari Nur Yulianto. Musim ini, keduanya sama-sama dipercaya menjadi kapten, tetapi berada di dua kubu berbeda. Safrudin Tahar menjadi bagian dari Semen Padang, sementara Hari Nur kembali memperkuat PSIS Semarang.

Safrudin bergabung dengan Semen Padang pada 7 Juli 2026. Pemain kelahiran Ternate tersebut memiliki kemampuan bermain sebagai bek tengah maupun bek kanan dan kiri. Sementara Hari Nur, pemain kelahiran Kendal, kembali menjadi bagian dari PSIS setelah memiliki perjalanan panjang bersama Mahesa Jenar.

Keduanya bukan sosok yang asing satu sama lain. Safrudin dan Hari Nur pernah berada dalam satu skuad PSIS. Bahkan, keduanya menjadi bagian dari perjalanan Mahesa Jenar ketika berjuang di kompetisi kasta kedua hingga berhasil mengantarkan PSIS promosi ke Liga 1 pada 2017.

Safrudin ketika itu menjadi bagian dari lini pertahanan, sementara Hari Nur menjadi salah satu andalan di sektor depan. Keduanya juga masih tercatat berada dalam skuad PSIS pada musim 2019.

Kini, cerita tersebut berubah. Dua pemain yang dahulu berjuang bersama untuk PSIS harus saling berhadapan. Safrudin akan menjadi bagian dari pertahanan Semen Padang, sedangkan Hari Nur berada di kubu Mahesa Jenar.

Menariknya, keduanya kini sama-sama menyandang ban kapten. Pengalaman serta pemahaman terhadap karakter permainan satu sama lain bisa membuat duel ini semakin menarik.

Baca Juga: Profil Lorensius Sabda: Perjalanan Karier Winger PSIS dari Persikutim hingga Jatidiri

PSIS Wajib Waspada

PSIS tidak bisa hanya mengandalkan modal kemenangan pada pertandingan perdana. Semen Padang musim ini datang dengan komposisi skuad yang cukup mentereng dan dihuni sejumlah pemain berpengalaman di level tertinggi sepak bola Indonesia.

Manajemen Kabau Sirah melakukan perombakan besar untuk menghadapi Championship 2026/2027. Mayoritas pemain yang dipersiapkan disebut merupakan pemain level Liga 1, dengan beberapa di antaranya pernah memperkuat tim nasional. Dari skuad musim sebelumnya, hanya tiga pemain yang dipertahankan.

Sejumlah nama yang memperkuat Semen Padang musim ini antara lain Safrudin Tahar, Novri Setiawan, Rezaldi Hehanussa, Alwi Slamat, Muhammad Hargianto, Gian Zola, Esteban Vizcarra, hingga Muhammad Rahmat. Kehadiran pemain-pemain tersebut membuat Kabau Sirah memiliki banyak pemain yang sudah terbiasa menghadapi pertandingan dengan tekanan tinggi.

Komposisi tersebut juga diperkuat sejumlah nama lain dengan pengalaman panjang di sepak bola Indonesia. Dalam daftar skuad Semen Padang terdapat pemain seperti Stefano Lilipaly, Ilija Spasojevic, Rezaldi Hehanussa, Alwi Slamat, Bagas Kaffa, Muhammad Hargianto, dan Esteban Vizcarra. Kabau Sirah juga memiliki tiga pemain asing, yakni Igor Cukovic, Lazar Zlicic, dan Elisio Batista da Conceicao Junior.

Kedalaman skuad itu menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan PSIS. Pengalaman para pemain Semen Padang dapat menjadi modal ketika pertandingan memasuki fase-fase krusial, terutama dalam situasi pertandingan yang berlangsung ketat.

Meski demikian, PSIS tidak boleh hanya terpaku pada nama besar pemain lawan. Organisasi permainan dan konsistensi selama 90 menit tetap akan menjadi kunci. Terlebih, Semen Padang juga mengawali kompetisi dengan hasil positif setelah mengalahkan Persiraja Banda Aceh 1-0 pada laga perdana.

PSIS sendiri datang dengan modal kemenangan 2-1 atas PSPS Pekanbaru. Artinya, kedua tim sama-sama memiliki kepercayaan diri setelah mengawali kompetisi dengan tiga poin.

Secara rekor pertemuan terbaru, kedua tim juga memiliki catatan yang cukup berimbang. Dalam dua pertemuan terakhir di kompetisi 2024/2025, PSIS menang 1-0 di Semarang, sementara Semen Padang membalas dengan kemenangan 3-2 saat bermain di Padang.

Dengan komposisi pemain yang sarat pengalaman dan start positif di laga pertama, Semen Padang menjadi ujian serius bagi PSIS.

Laskar Mahesa Jenar harus mampu bermain disiplin, menjaga konsentrasi dan tidak memberikan ruang terlalu besar kepada pemain-pemain berpengalaman Kabau Sirah. (bas)

Editor : Baskoro Septiadi
Kabau Sirah Pegadaian Championship Mahesa Jenar semen padang PSIS Semarang