RADARSEMARANG.ID, Semarang - Pertandingan Semen Padang kontra PSIS Semarang bakal menghadirkan cerita menarik di luar persaingan memperebutkan kemenangan. Dua pemain yang pernah bahu-membahu mengenakan jersey Mahesa Jenar kini harus berdiri di kubu berbeda.
Mereka adalah Safrudin Tahar dan Hari Nur Yulianto. Pada musim 2026/2027, keduanya dipercaya menjadi kapten tim masing-masing. Safrudin Tahar menjadi bagian dari skuad Semen Padang, sementara Hari Nur kembali memperkuat PSIS Semarang.
Transfermarkt mencatat Safrudin Tahar bergabung dengan Semen Padang pada 7 Juli 2026. Pemain kelahiran Ternate tersebut berposisi sebagai bek tengah dan juga bisa dimainkan sebagai bek kanan maupun kiri.
Sementara itu, Hari Nur Yulianto tercatat bergabung dengan PSIS pada 7 Juli 2026. Pemain kelahiran Kendal tersebut memiliki pengalaman panjang bersama Mahesa Jenar dan dikenal sebagai salah satu pemain senior yang menjadi bagian penting dalam perjalanan PSIS.
Pernah Jadi Rekan Setim
Jauh sebelum menjadi kapten di dua klub berbeda, Safrudin Tahar dan Hari Nur merupakan rekan satu tim di PSIS Semarang.
Keduanya bahkan berada dalam skuad PSIS pada periode yang sama. Dalam daftar skuad PSIS musim 2018, misalnya, nama Safrudin Tahar tercatat sebagai pemain belakang, sedangkan Hari Nur berada di lini depan.
Kebersamaan tersebut bukan sekadar berada dalam satu skuad. Keduanya juga pernah menjadi bagian dari tim PSIS yang berjuang di kompetisi kasta kedua hingga akhirnya berhasil membawa Mahesa Jenar promosi ke Liga 1 pada 2017.
Safrudin Tahar menjadi salah satu pemain penting di lini pertahanan. Sementara Hari Nur menjadi salah satu andalan di lini depan. Catatan PSIS menunjukkan keduanya sama-sama mencetak gol untuk Mahesa Jenar dalam beberapa musim.
Bahkan, keduanya masih tercatat bersama dalam skuad PSIS 2019. Safrudin Tahar mengisi lini belakang, sedangkan Hari Nur menjadi salah satu opsi utama di sektor penyerangan.
Kini Sama-Sama Menyandang Ban Kapten
Cerita tersebut membuat pertemuan Semen Padang dan PSIS kali ini menjadi lebih menarik.
Safrudin Tahar kini berada di barisan pertahanan Semen Padang. Pengalaman panjangnya bersama PSIS menjadi modal penting untuk menghadapi mantan klubnya.
Di kubu seberang, Hari Nur menjadi salah satu sosok senior yang kembali memperkuat PSIS. Artinya, pertandingan ini mempertemukan dua pemain yang sudah saling mengenal sejak lama.
Duel tersebut bukan hanya tentang Semen Padang melawan PSIS. Ada cerita pertemanan, perjalanan karier, dan nostalgia yang ikut mewarnai pertemuan kedua tim.
Dulu Safrudin Tahar dan Hari Nur berjuang bersama untuk PSIS. Kini, keduanya harus menjalankan tugas sebagai pemimpin di dua ruang ganti berbeda.
Menarik untuk melihat bagaimana kedua kapten tersebut menghadapi momen ketika rekan seperjuangan di masa lalu berubah menjadi lawan di atas lapangan.
Pertemuan Semen Padang dan PSIS pun berpotensi menjadi panggung nostalgia bagi dua pemain yang pernah menjadi bagian dari cerita panjang Mahesa Jenar tersebut.
Editor : Baskoro Septiadi