Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Temuan 39 Peluru Misterius di Kedai Es Teh Semarang, Polisi Sebut Amunisi Kaliber 5,56 MM

Muhammad Hariyanto • Selasa, 1 Juli 2025 | 01:52 WIB
Ini bentuk peluru yang ditemukan di kedai es teh di Semarang
Ini bentuk peluru yang ditemukan di kedai es teh di Semarang

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Temuan puluhan peluru senjata api di dalam kedai kontainer di Wonodri Sendang, Semarang Selatan masih misterius alias belum diketahui pemiliknya.

Peluru tersebut, merupakan amunisi kaliber kaliber 5,56 mm. Sekarang ini, pihak kepolisian masih terus berupaya melakukan penyelidikan untuk membongkar temuan kasus ini.

Setelah menerima laporan dari masyarakat, Kapolsek Semarang Selatan, Kompol Sucipto, memimpin langsung tim gabungan dari Polsek Semarang Selatan bersama Piket SPKT Polda Jawa Tengah ke lokasi kejadian sekitar pukul 23.00.

Berdasarkan rilis yang dikeluarkan pihak kepolisian, informasi yang dihimpun, penemuan amunisi tersebut bermula saat saksi utama, Frederico Jose Daniell, mahasiswa asal Tembalang, ditawari untuk menyewa kios yang sebelumnya digunakan sebagai tempat usaha ayam grill dan katsu oleh seseorang bernama Adam.

Pada hari Minggu sore, Frederico dan rekannya datang ke lokasi untuk bertemu Adam serta Deo, manajer brand minuman teh yang disebut-sebut sebagai pihak menyewakan.

Deo menjelaskan bahwa di dalam kios masih terdapat barang-barang milik penyewa lama dan kunci utama kios masih berada di tangan penyewa tersebut. Namun Frederico diberi kunci cadangan dan diminta untuk mengganti gembok.

Malam harinya, sekitar pukul 22.00, Frederico bersama dua rekannya, M Fahrul dan M Fariz, kembali ke kios untuk membersihkan ruangan.

Saat membuka sebuah kontainer berwarna abu-abu yang ada di dalam kios, mereka menemukan sebuah kotak plastik bening berisi 39 butir amunisi kaliber 5,56 mm.

Mengetahui hal tersebut, ketiganya langsung melaporkan ke Piket SPKT Polda Jawa Tengah yang kemudian diteruskan ke Polsek Semarang Selatan.

Pihak kepolisian segera mendatangi tempat kejadian perkara, mengamankan lokasi dan barang temuan.

Kasihumas Polrestabes Semarang, Kompol Agung Setyo Budi, dalam keterangannya membenarkan penemuan tersebut dan menyampaikan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung.

"Kami telah mengamankan 39 butir amunisi kaliber 5,56 mm yang ditemukan di dalam kontainer di sebuah kios. Tim dari Polsek Semarang Selatan telah melakukan langkah-langkah awal mulai dari mengamankan TKP, meminta keterangan para saksi, hingga membuat berita acara serah terima barang temuan," ungkapnya, Senin (30/6/2025).

Pihak kepolisian juga menegaskan akan memanggil dan meminta keterangan Deo selaku manajer tempat usaha sebelumnya untuk mengidentifikasi pemilik barang-barang yang ditinggalkan di dalam kios, termasuk amunisi yang ditemukan.

"Saat ini kami tengah menelusuri asal-usul kepemilikan amunisi tersebut dengan memanggil beberapa pihak terkait, termasuk pengelola tempat usaha sebelumnya," katanya.

Saat ini, amunisi tersebut telah diamankan sebagai barang bukti, dan penyelidikan terus dikembangkan guna mengungkap apakah ada unsur pelanggaran hukum yang terkait dengan penemuan tersebut.

Polisi juga tidak menutup kemungkinan akan memeriksa penyewa kios terdahulu jika ada indikasi keterlibatan atau kepemilikan ilegal atas amunisi tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Sebanyak 39 peluru senjata api (senpi) ditemukan di sebuah Kedai Es Teh, di wilayah Wonodri Sendang, Kecamatan Semarang Selatan, Minggu (29/6/2025) sekitar pukul 23.00.

Puluhan peluru tersebut tersimpan di kotak plastik, dalam kontainer kecil. Serta di dalam kotak tersebut bertumpukan perkakas yang dibawahnya barang-barang lain juga bahan plastik.

Barang berbahaya tersebut, kali pertama ditemukan oleh tiga orang saksi, masing bernama FJD, 24, MFRA, 24, dan MFB, 24. Ketiganya diketahui merupakan mahasiswa di Kota Semarang.

Mereka merupakan penyewa booth Es Teh Indonesia yang berada di lokasi tersebut. Sewanya Rp 500ribu per bulan.

Awalnya, tiga orang ini sedang bersih-bersi booth es teh, karena akan ditempati untuk berjualan, sesuai rencana mulai awal Juli 2025. Saat bersih-bersih, dan buka kotak melihat ada puluhan peluru di dalam toples plastik transparan.

Sontak, temuan ini mengejutkan oleh tiga orang penyewa tempat tersebut. Merasa khawatir terjadi sesuatu, selanjutnya temuan tersebut dilaporkan ke pemangku wilayah setempat diteruskan ke kepolisian.

Diduga, peluru tajam tersebut juga masih aktif. Namun, belum diketahui siapa pemiliknya. Sekarang ini, masih dalam penyelidikan kepolisian.

Kapolsek Semarang Selatan Kompol Sucipto membenarkan adanya penemuan peluru tersebut. Pihaknya juga menyampaikan belum menemukan pemilik peluru tersebut.

"Diserahkan ke kami (setelah ditemukan di TKP). Pemiliknya belum ketemu, masih penyelidikan," katanya saat dihubungi, Senin (30/6/2025).

Menanggapi terkait peluru tersebut aktif, kaliber hingga untuk penggunaan senpi jenis apa, Kompol Sucipto menyampaikan belum bisa memastikan hal tersebut.

"Kita belum tahu," pungkasnya. (mha)

Editor : Baskoro Septiadi
#Temuan peluru di kedai es teh di Semarang #Temuan peluru di Semarang #Temuan peluru senjata api #Polrestabes Semarang selidiki kasus temuan peluru di kedai es teh #Temuan peluru di kedai di Semarang #Temuan peluru senjata api di Semarang jenis kaliber kaliber