RADARSEMARANG.ID, Semarang - Kalah dari Barito Putera, 1-2, dan mengakhiri musim di dasar klasemen serta harus turun ke Liga 2, menjadi duka yang mendalam bagi pendukung PSIS Semarang.
Ratusan suporter PSIS Semarang, memadati pintu stadion Jatidiri ketika tim kesayangannya bermain.
Adapun laga tersebut digelar tanpa penonton. Selain mendukung pemain meskipun tidak di stadion, mereka juga meluapkan kekecewaan kepada manajemen klub.
Spanduk, flare dan seruan emosional menjadi wujud nyata dari perasaan yang sulit dilukiskan dengan kata-kata.
Karena manajemen dianggap gagal memberikan yang terbaik buat pendukung laskar Mahesa Jenar.
"Sebenarnya aksi kali ini lebih ke mosi tidak percaya suporter kepada manajemen. Mereka tidak serius mengelola tim sehingga membuat PSIS Semarang terdegradasi," ujar Ketua Devisi Hukum dan Advokat Panser Biru, Nurul Layalia.
Lia sapaannya, terdegradasinya klub kebanggaan Kota Lunpia ini adalah cerminan kegagalan manajemen.