Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Laga Terakhir Liga 1, PSIS Semarang Mau Bantu Atau Tenggelamkan Barito Putera?

Baskoro Septiadi • Sabtu, 24 Mei 2025 | 14:00 WIB
Kiper PSIS Adi Satryo
Kiper PSIS Adi Satryo

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Laga terakhir Liga 1 2024/2025 sudah tidak berpengaruh lagi bagi PSIS Semarang.

Tim berjuluk Mahesa Jenar tetap terdegradasi apapun hasilnya ketika menjamu Barito Putera di Stadion Jatidiri Sabtu (24/5) sore pukul 16.00.

Dengan raihan poin 25 saat ini sudah tidak mungkin bagi Septian David Maulana dkk untuk keluar dari zona degradasi. Namun dua slot turun kasta lainnya masih harus diperebutkan tiga tim hingga laga terakhir.

Ketiganya yaitu Semen Padang, PSS Sleman dan juga calon lawan PSIS, Barito Putera. Semen Padang memiliki peluang paling besar untuk lolos karena saat ini mengoleksi 33 poin. Artinya, kemenangan tiga poin atas Arema di laga terakhir akan membuat mereka aman.

Atau Semen Padang cukup meraih hasil seri asalkan PSS Sleman dan Barito Putera meraih hasil seri juga atau kalah di laga terakhir.

Namun Semen Padang, PSS Sleman, dan Barito Putera berpotensi memiliki poin yang sama jika Semen Padang imbang dengan Arema FC, sedangkan PSS menang atas Madura United dan Barito Putera unggul atas PSIS Semarang.

Jika skenario ini terjadi, sesuai Regulasi Liga 1 2024/2025 ketentuan yang dipakai adalah head to head.

Pertama, jumlah poin yang lebih tinggi didapat masing-masing klub dari pertandingan yang telah dimainkan hanya di antara klub-klub terkait yang memiliki jumlah poin sama.

Kedua, selisih gol yang lebih baik dari masing-masing klub dari pertandingan-pertandingan yang telah dimainkan hanya di antara klub-klub terkait yang memiliki poin yang sama.

Ketiga, jumlah gol memasukkan masing-masing klub dari pertandingan-pertandingan yang telah dimainkan hanya di antara klub-klub terkait yang memiliki jumlah poin sama.

Artinya, skema yang digunakan apabila ada dua atau lebih tim dengan poin sama, adalah head to head dengan urutan hasil pertemuan, selisih gol, dan produktivitas gol.

Dengan kata lain akan dibuat klasemen kecil yang melibatkan tiga tim tersebut mengacu hasil pertandingan musim ini. Ada empat laga yang akan menjadi penentu.

Mengacu hasil pertandingan musim ini, Semen Padang unggul atas PSS karena dua kali menang. Kabau Sirah menang 1-0 dalam laga kandang dan unggul 4-2 saat tandang. Kemudian Semen Padang kalah dari Barito Putera dua kali. Laskar Antasari, julukan Barito, menang 2-1 saat tandang dan unggul 2-1 dalam laga kandang.

Terakhir, Barito dan PSS saling mengalahkan dalam dua pertemuan musim ini. Barito kalah 0-3 di kandang, lantas menang 2-1 saat tandang ke markas Sleman.

Dari hasil pertandingan ketiganya pada musim ini yang dibuat klasemen kecil, Barito Putera akan lolos dari degradasi karena menang tiga kali dari empat pertemuan.

Skenario lain jika Semen Padang kalah lawan Arema FC dan PSS Sleman serta Barito Putera menang di laga terakhir maka head to head akan menjadi 1-1 namun PSS Sleman memiliki peluang paling besar lolos karena unggul selisih gol atas Barito Putera.

Sementara karteker pelatih PSIS Semarang Muhammad Ridwan mengungkapkan meski laga sudah tidak berpengaruh untuk timnya, namun Mahesa Jenar berjanji tetap akan ngotot menghadapi tim Laskar Antasari.

“Walaupun sudah dipastikan terdegradasi, kami masih ingin memberikan yang terbaik,” kata Ridwan.

Legenda PSIS Semarang itu juga menyadari, hasil pertandingan antara PSIS Semarang melawan Barito Putera memang masih krusial bagi Laskar Antasari untuk bisa menyelamatkan nasibnya dari ancaman degradasi.

Artinya, mereka butuh tiga poin sembari menanti hasil pertandingan lainnya, PSS Sleman dan Semen Padang, yang jadi pesaing terdekat. Ridwan memprediksi, laga terakhir ini bakal berlangsung ketat untuk berebut kemenangan.

“Memang terlihat klise, tetapi pertandingan melawan Barito Putera harus kami maksimalkan. Tentunya kami juga ingin memberikan kado yang sedikit menghibur untuk pendukung PSIS. Semoga dengan kemenangan pada laga terakhir nanti, itu menjadi sedikit bukti, kami selama ini bermain dengan seluruh kemampuan yang ada,” ucap dia. (bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#barito putera #Stadion Jatidiri #semen padang #PSIS Semarang #liga 1 #PSS Sleman