RADARSEMARANG.ID, Semarang - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, tak tinggal diam terkait terpuruknya klub kebanggaan warga Semarang yakni PSIS yang terdegradasi ke Liga 2.
Dukungan ini diutarakan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng ketika ditemui di Balai Kota, Senin (19/5).
Diketahui ribuan pendukung klub berjuluk Mahesa Jenar ini melakukan aksi di depan Kantor Balai Kota Semarang, saat klub menginjak usai ke-93, Minggu (18/5).
Agustina menilai jika aksi tersebut adalah bentuk kecintaan terhadap PSIS Semarang.
“Itu bukti cinta supporter PSIS kepada sepak bola di Semarang. Saya nanti akan rembukan sama Dispora, KONI, bagaimana Pemkot bisa ikut membantu olahraga termasuk sepak bola mencapai prestasi yang diharapkan,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.
Agustina mengaku, nantinya pada proses perubahan anggaran dan pembahasan anggaran tahun 2026, pihaknya akan melakukan pembahasan, bagaimana dukungan Pemkot untuk mengembalikan kebangkitan PSIS.
“Apa sih intervensi yang bisa dilakukan? Tidak hanya uang, tetapi gerak dari seluruh lini, supaya kita bisa mengembalikan lagi kebanggaan PSIS ini menjadi masuk ke dalam percaturan liga 1 lagi,” jelasnya.
Terkait dukungan finansial, Agustina mengaku akan mempelajari, bagaimana yang bisa Pemkot berikan untuk sepakbola Kota Semarang, termasuk opsi menjadi donatur jika memungkinkan.
“Jika memungkikan (menjadi donatur,red), akan kita lakukan. Tapi kan PSIS ini PT, biar nanti bagian hukum dan inspektorat yang mempelajari kira-kira apa yang bisa dilakukan,” tambahnya.
Menurutnya, untuk mencapai prestasi dan menyiapkan atlet-atlet berbakat membutuhkan waktu yang lama dan perencanaan yang matang.
Proses pembinaan atlet harus dimulai dari usia dini dan memerlukan lingkungan yang mendukung untuk mengembangkan bakat dan kemampuan mereka.
“Kalau jangka pendek ya itu berarti bisnis olahraga itu tidak bisa dicapai kalau jangka waktunya pendek. Tapi, kalau jangka waktunya untuk tujuan jangka waktu panjang, berarti memang proses pembinaan harus dari seperti ini tadi. Atlet kecil kita menyiapkan berbagai macam ambience, situasi, suasana yang membuat olahraga yang namanya sepak bola di Indonesia di kota Semarang ini tumbuh,”pungkasnya.
Sebelumnya, ribuan supporter PSIS merayakan ulang tahun ke-93 dengan menggelar aksi di Halaman Balai Kota Semarang, Minggu (18/5) malam.
Aksi digelar meliputi doa bersama, penyampaian orasi dan menyalakan kembang api.
Selesai aksi, supporter juga memasang banner yang isinya tuntutan kepada management PSIS, kemudian melanjutkan aksi di depan Kantor Gubernur.
Aksi tersebut dilakukan karena prestasi PSIS terus mengalami penurunan bahkan terdegradasi ke Liga 2. (den/bas)
Editor : Baskoro Septiadi