RADARSEMARANG.ID, Semarang – PSIS Semarang kembali tanding matchday ke-26 versus Persebaya Surabaya.
Meski peluang kemenangan kecil, namun PSIS Semarang harus mampu meraih poin untuk menjauh dari jurang degradasi.
Saat ini jurang degradasi bisa dikatakan sudah di depan mata. Hasil tiga kali kalah dan dua kali seri di lima pertandingan terakhir tentunya menjadi modal yang buruk bagi PSIS Semarang untuk menghadapi Persebaya Surabaya di Gelora Bung Tomo Rabu (12/3) malam pukul 20.30 WIB.
Baca Juga: PSIS Semarang Ingin Menang Melawan Persebaya Surabaya Pada pertandingan Liga 1 Indonesia Hari Ini
PSIS Semarang saat ini berada di peringkat ke-14 dan baru meraih 23 poin dari 25 pertandingan. Tim berjuluk Mahesa Jenar ini mencatat 6 kemenangan, 5 hasil imbang, dan 14 kekalahan sepanjang musim ini.
Hasil tersebut menjadi alarm tanda bahaya mengingat PSIS bersaing ketat dengan empat tim lainnya di papan bawah yaitu Persis Solo (23 poin), Semen Padang (22 poin), PSS Sleman (22 poin) dan Madura United (21 poin).
Semen Padang, PSS Sleman dan Madura United saat ini menjadi tiga tim terbawah yang menghuni zona degradasi.
Artinya, ketika Mahesa Jenar kalah lagi, bisa jadi Septian David Maulana dkk akan gantian menjadi penghuni zona merah.
Berat memang. Tim yang mereka hadapi saat ini masih bertengger di peringkat ketiga klasemen sementara. Green Force sudah mengumpulkan 47 poin dari 26 pertandingan.
Bruno Moriera dkk sudah mencatatkan 14 kemenangan, 5 imbang, dan 7 kekalahan. Persebaya juga cukup produktif dengan mencetak 31 gol meski lini pertahanan mereka sedikit rapuh karena sudah kebobolan 27 gol.
Apalagi dukungan ribuan Bonek di Stadion Gelora Bung Tomo bakal menjadi tambahan energi bagi Persebaya Surabaya. Atmosfer panas dan dukungan penuh bisa menjadi tekanan bagi PSIS Semarang.
Pelatih PSIS Gilbert Agius mengaku, saat ini timnya memang sedang menghadapi situasi yang cukup sulit.
Belum pernah menang di lima pertandingan memberikan tekanan psikis bagi Septian David Maulana dkk.
"Memang rasanya takut untuk kalah jika kita berada di papan bawah. Saya terus memantau hasil-hasil tim papan bawah, persaingan sangat ketat," ungkap pelatih berpaspor Malta kepada Jawa Pos Radar Semarang.
Baca Juga: Stadion Patriot Bekasi Kebanjiran, Pertandingan Persija Jakarta vs PSIS Semarang Ditunda
Dalam catatannya, Laskar Mahesa Jenar sebenarnya menunjukkan grafik permainan yang meningkat.
Termasuk ketika lawan Persija Jakarta dimana dia lebih banyak mempercayai pemain-pemain muda.
"Saat lawan Persija kami sebenarnya bermain bagus, kami juga banyak peluang meski secara hasil kalah. Saat melawan Arema FC kami juga bermain bagus dan mendapat satu poin," katanya.
"Kami semua tahu besok akan menjadi laga yang sulit, tapi kami datang ke sini untuk memberikan yang terbaik. Saat ini kami hanya harus terus berjuang dan bekerja keras. Semoga lawan Persebaya, kami lebih beruntung, kami ingin ambil poin di sini," harapnya.
Pemain PSIS Riyan Ardiyansyah juga bertekad mengambil poin saat menghadapi Persebaya. Namun ia mengakui, melawan Persebaya merupakan pertandingan yang sulit.
"Namun kami dari sisi pemain tetap mencoba memberikan yang terbaik, semoga besok kami bisa mendapatkan poin di GBT," katanya pemain bernomor punggung 14.
Pemain yang berposisi sebagai bek sayap ini juga menyebut semua pemain Persebaya wajib diwaspadai oleh pemain PSIS supaya mendapatkan hasil yang positif.
"Kalau lihat Persebaya, pemain muda dan seniornya berimbang, jadi menurut saya bagus dan berbahaya, kami pun dari PSIS siap untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan terjadi di lapangan," jelasnya.
Baca Juga: Jadwal Berbuka Puasa Kota Semarang Hari Ini Rabu 12 Maret 2025
Sementara, di kubu Persebaya Surabaya, pelatih Paul Munster mengisyaratkan adanya rotasi besar-besaran di laga melawan PSIS. Jadwal padat dan intensitas tinggi membuatnya ingin menurunkan pemain yang lebih segar.
"Mungkin, mungkin kita butuh line up yang lebih segar untuk pertandingan ini (hadapi PSIS Semarang) karena kita bermain dengan intensitas tinggi dan mungkin ada rotasi. Tapi kita harus lihat dalam beberapa hari ke depan," katanya.
Rotasi ini juga menjadi kesempatan bagi pemain pelapis untuk unjuk gigi. Munster ingin semua pemain siap berkontribusi di momen penting ini. Sejumlah pemain pilar yang cedera termasuk Malik Risaldi bakal absen.
"Pemain seperti Kadek sedang dalam pemulihan, kita akan lihat perkembangannya malam ini, Malik masih belum, Malik masih butuh sedikit waktu," bebernya.
Di sisi lain, Toni Firmansyah sudah pulih dan siap bermain di lini tengah Green Force. "Ini penting bagi saya karena menghadapi kompetisi yang ketat dan pemain sudah melakukan yang terbaik, ini akan membantu saya memilih siapa yang layak untuk diturunkan (hadapi PSIS Semarang).”
Selain masalah cedera, Persebaya Surabaya juga kehilangan Ardi Idrus karena akumulasi kartu kuning. Absennya Ardi menjadi pukulan bagi lini pertahanan Persebaya Surabaya.
"Kita akan pasti akan melakukan perubahan karena Ardi Idrus terkena akumulasi kartu kuning. Dan ya kita akan melihat peluang itu karena kita sedang dalam momen yang bagus," jelasnya. (mha/bas/ton)
Persebaya Surabaya (4-3-3)
Pelatih: Paul Munster
Kiper: Ernando Ari
Belakang: Mikael Tata, Slavko Damjanovic, Dime Dimov, Arief Catur
Tengah: Bruno ©, Toni Firmansyah, Fransisco Rivera
Depan: Dejan Tumbas, Rizky Dwi, Flavio Silva
PSIS Semarang (3-4-3)
Pelatih: Gilbert Agius
Kiper: Syahrul Trisna
Belakang: João Ferrari, Lucas Barreto, Ruxi
Tengah: Riyan Ardiansyah, Tri Setiawan, Boubakary Diarra, Haykal Alhafiz
Depan: Gali Freitas, Sudi Abdillah, Septian David Maulana ©
Link Live Streaming Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang klik https://vid.id/ob0ygp.
Editor : Baskoro Septiadi