Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius Bilang Begini Usai Timnya Kalah 0-2 Atas Persija Jakarta di Kandang

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Jumat, 18 Oktober 2024 | 12:58 WIB
PSIS Semarang kembali gagal meraih tiga point di laga kandang pada lanjutan Liga 1 pekan delapan. Laskar Mahesa Jenar harus takluk 0-2 saat menghadapi sang tamu Macan Kemayoran.
PSIS Semarang kembali gagal meraih tiga point di laga kandang pada lanjutan Liga 1 pekan delapan. Laskar Mahesa Jenar harus takluk 0-2 saat menghadapi sang tamu Macan Kemayoran.

RADARSEMARANG.ID, Magelang – PSIS Semarang kembali gagal meraih tiga point di laga kandang pada lanjutan Liga 1 pekan delapan. Laskar Mahesa Jenar harus takluk 0-2 saat menghadapi sang tamu Macan Kemayoran.

Bermain di Stadion Moch. Soebroto Kota Magelang, Kamis (17/10) malam, PSIS Semarang harus bermain dengan 10 pemain sejak menit 20.

Kiper utama PSIS, Adi Satriyo harus mandi duluan dan menyaksikan rekan-rekannya berjuang di lapangan setelah mendapat kartu merah dari pelanggaran terhadap Gustavo Almeida striker Persija Jakarta.

Bak tertimpa tangga, usai mendapatkan kartu merah PSIS Semarang harus kebobolan lebih awal melalui free kick indah yang dieksekusi oleh Maciej Gajos.

Gol ini tercipta dari rentetan pelanggaran yang dilakukan oleh Adi Satryo.

Bermain dengan 10 pemain di babak pertama, tidak membuat Laskar Mahesa Jenar pantang menyerah.

Disiplin bertahan dan mencoba memaksimalkan serangan balik menjadi opsi dari anak-anak Mahesa Jenar.

Berbagai upaya terus dilakukan, namun hingga peluit babak pertama ditiup skor masih 0-1 untuk keunggulan Persija Jakarta.

Di babak kedua, tidak banyak perubahan dari PSIS Semarang. Berbanding terbalik dengan tim tamu, yang sudah melakukan pergantian dua pemain.

Yakni Gustavo Almeida dan Maciej Gajos yang mengalami cendera.

Masih tetap sama, dengan menerapkan serangan balik cepat dan disiplin bertahan membuat tim tamu Persija Jakarta gagal menambah skor.

Namun, di babak kedua pola permainan terkesan lebih lambat dibandingkan babak pertama sebelum gol tercipta.

Petaka kembali menghampiri tim tuan rumah PSIS Semarang. Menit 86, Roger Bonet harus mendapatkan kartu merah menyusul Adi Satryo.

Roger Bonet tampak terlalu impulsif dengan melanggar Resky Fandi yang juga baru masuk di babak kedua.

Setelah di cek VAR, Roger ketahuan melakukan pelanggaran keras.

Usai mendapatkan kartu merah, selang satu menit di menit 87, gawang PSIS Semarang kembali bergetar setelah Rayhan Hannan berhasil membuat Risky Darmawan memungut bola dari gawangnya sendiri.

Hingga peluit panjang dibunyikan, PSIS Semarang kembali harus kalah di kandang sendiri.

Total sudah lima pertandingan, Laskar Mahesa Jenar gagal meraih kemenangan baik di kandang maupun tandang.

Hal ini menjadi catatan buruk bagi anak asuh Gilbert Agius.

Menyikapi hal ini, Gilbert mengaku, timnya benar-benar tidak mendapatkan keberuntungan. Di dua pertandingan, timnya harus mendapatkan kartu merah.

“Kekalahan ini tidak banyak yang bisa saya komentari, apalagi lima kali pertandingan tanpa kemenangan ini menjadi hasil yang buruk dan sulit diterima,” ucapnya pada post match.

Ia menegaskan, kekalahan ini merupakan tanggung jawab dirinya sebagai pelatih.

Gilbert juga berpesan, untuk tidak menyalahkan para pemain.

“Dengan performa tim saat ini, hal ini merupakan tanggung jawab saya,” pungkasnya.

Terkait rentetan negatif ini, ia juga mengaku, pastinya ada tekanan kepada dirinya.

Namun, hal ini merupakan sesuatu yang wajar. Bahkan tim yang berada di atas pun juga ada tekanan, tidak cuman yang di bawah.

“Apapun keputusan yang akan terjadi, saya akan tetap menerima. Tetapi, untuk saat ini saya masih fokus dengan PSIS Semarang untuk menatap laga selanjutnya awal menghadapi Madura United,” ujarnya di akhir konferensi pers. (rfk/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#Mahesa Jenar #persija jakarta #macan kemayoran #PSIS Semarang #liga 1