RADARSEMARANG.ID, Semarang - Klub sepak bola kebanggaan kota Semarang, PSIS menatap Liga 1 Indonesia dengan persiapan yang matang.
Meski telah menyiapkan sejumlah pemain yang bakal bertarung merasakan kerasnya Liga 1 Indonesia, musim ini PSIS terpaksa harus kembali “terusir” dari kandangnya Stadion Jatidiri, yang saat ini masih dalam proses renovasi.
Anak asuh Gilbert Agius itu, bakal melakoni laga kandang selama putaran pertama sesuai jadwal, di Stadion Moch Soebroto, Magelang.
Stadion yang berjarak kurang lebih 90 kilometer dari kota Semarang ini, tidaklah asing bagi PSIS. Karena pernah berkandang disini.
Stadion yang terletak di Kotamadya Magelang ini, memiliki nama lengkap Stadion dr. H. Moch. Soebroto, dulu terkenal dengan sebutan Stadion Madya Magelang. Stadion Moch Subroto sendiri di bangun tahun 2008 dan mulai di fungsikan tahun 2011.
Nama Stadion Moch. Soebroto sendiri secara resmi di gunakan pada 24 Februari 2015, oleh Wali Kota Magelang saat itu, Sigit Widyonindito.
Nama ini di pilih, sebagai bentuk penghormatan terhadap Moch. Soebroto, yang pernah menjadi Wali Kota Magelang periode 1971-1981.
Pembangunan stadion Moch Soebroto, menghabiskan anggaran sebesarr Rp 124 Miliar, dengan fasilitas selain lapangan sepak bola, juga di lengkapi lintasan lari, tribun stadion dan lampu penerangan stadion.
Kapasitas Stadion ini 10 ribu orang, jauh dengan kapasitas Stadion Jatidiri, yang mampu menampung 35 ribu orang.
Stadion Moch Soebroto, selama ini menjadi kandang klub sepak bola kota Magelang yakni PPSM, yang kini berada di Liga 3 Indonesia.
PSIS pada tahun 2017-2020, menjadikan stadion ini sebagai home base, karena Jatidiri waktu itu sedang di renovasi.
Dan, kini meski tak semegah Stadion Jatidiri, PSIS akan kembali ke Stadion Moch Soebroto, untuk kembali merasakan tuah stadion kebanggaan warga kota Magelang ini.
Akankah, Stadion Moch Soebroto menjadi kandang angker bagi lawan-lawan PSIS atau sebaliknya? kita tunggu hasil laga kandang Mahesa Jenar di putaran pertama Liga 1 Indonesia. (sls/bas)
Editor : Baskoro Septiadi