Samarinda, Radar Semarang – PSIS akan melakoni matchday ke-21 lanjutan Liga 1 2023/2024 versus tuan rumah Borneo FC di Stadion Segiri Samarinda Sabtu (9/12) malam pukul 19.00 WIB.
Laga berat, karena tim yang dihadapi PSIS malam nanti adalah pemuncak klasemen sementara kompetisi kasta tertinggi. Apalagi Borneo FC saat ini masih memegang rekor 10 pertandingan belum terkalahkan.
Tim berjuluk Pesut Etam terakhir kalah 2-1 di kandang Persebaya Surabaya 3 September 2023. Setelah itu Stefano Lilipaly dkk mencatatkan rekor luar biasa dengan delapan kali kemenangan dan dua kali hasil seri.
Di kubu tim berjuluk Mahesa jenar, malam nanti coach Gilbert Agius justru tidak bisa memainkan dua pemain pilar yaitu bek Wahyu Prasetyo yang harus menepi karena cedera dan Alfeandra Dewangga yang terkena hukuman akumulasi.
Di pos Wahyu Prasetyo, PSIS masih punya stok beberapa pemain seperti Syiha Buddin, Bayu Fiqri dan juga pemain gres Bernabas Sobor. Syiha sudah menjalani debutnya musim ini ketika masuk sebagai pemain pengganti di laga melawan PSS Sleman.
Yang menarik dan ditunggu penggemar PSIS adalah debut pemain anyar Evan Dimas. Mantan pemain Nasional itu malam nanti berpeluang tampil untuk menggantikan pos yang digantikan oleh Alfeandra Dewangga.
“Semua pemain kami siapkan. Dan Evan dimas serta Bernabas Sobor berlatih cukup baik. Tentu mereka berpeluang untuk debut lawan Borneo FC. Tapi kita lihat kondisi hingga menjelang pertandingan,” kata Gilbert Agius.
Yang jelas pihaknya berharap Carlos Fortes dkk bisa tampil lebih fight menghadapi Borneo FC. Ketika lawan PSS Sleman kemarin, pelatih berpaspor Malta itu mengeluhkan kondisi timnya yang terlalu lama libur imbas dari pembatalan laga versus Persebaya.
“Borneo tim yang sangat bagus. Mereka pemuncak klasemen sementara saat ini. Makanya kami harus ekstra fight, semua harus siap dan maksimal di pertandingan besok (hari ini, red),” bebernya kepada Jawa Pos Radar Semarang.
Tuan rumah sendiri malam nanti bakal tampil full team. Bomber mereka Felipe Cadenazzi juga sedang panas-panasnya. Striker asal Argentia itu sudah mencetak tujuh gol dari 15 penampilannya bersama Pesut Etam.
Belum lagi soso playmaker Wiljan Pluim yang di paruh musim ini didatangkan dari PSM Makassar. Gelandang jangkung berpaspor Belanda itu mampu menjadi kreator lini tengah Borneo FC.
Pelatih Borneo FC Samarinda, Pieter Huistra mengatakan, laga kontra PSIS akan menjadi kesempatan bagi timnya untuk memperlebar jarak dengan Persib Bandung yang berada di posisi kedua klasemen sementara.
“PSIS adalah salah satu tim terbaik di liga. Jadi laga itu akan sulit, tapi kami bermain di kandang, di hadapan suporter kami. Maka kami ingin memenangkannya,” kata pelatih asal Belanda itu.
Borneo FC akan melakoni laga kandang terakhir mereka di Stadion Segiri Samarinda saat kontra PSIS nanti. Stadion Segiri Samarinda akan direnovasi dalam waktu dekat. Borneo FC Samarinda sendiri harus berpindah homebase sementara menuju Stadion Batakan di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.
"Kami akan melakukan latihan di Batakan. Kami harus membiasakan diri dengan lapangannya. Tentu saja stadionnya baru dan berbeda dengan Segiri," ucap Pieter Huistra. (bas)
Borneo FC (4-3-3)
Pelatih: Pieter Huistra
Kiper: Nadeo
Belakang: Fajar, Leo Lelis, Silverio, Leo
Tengah: Hendro, Kei, Pluim
Depan: Terens, Felipe, Lilipaly ©
PSIS Semarang (4-2-3-1)
Pelatih: Gilbert Agius
Kiper: Satryo
Belakang: Giovani, Syiha, Lucao, Fredyan
Tengah: Diarra, Evan Dimas
Tengah Depan: Gali, Marukawa, Vitinho
Depan: Fortes ©
Editor : Baskoro Septiadi