Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Kemenangan Mahesa Jenar Ternoda Kericuhan Suporter, Kepala Bos PSIS Yoyok Sukawi Bocor Kena Lemparan

Baskoro Septiadi • Senin, 4 Desember 2023 | 04:14 WIB
CEO PSIS Yoyok Sukawi mencoba menghalau suporter yang merangsek ke sentelban di laga PSIS menjamu PSS Sleman Minggu (3/12/2023) sore. (Baskoro Septiadi/Jawa Pos Radar Semarang)
CEO PSIS Yoyok Sukawi mencoba menghalau suporter yang merangsek ke sentelban di laga PSIS menjamu PSS Sleman Minggu (3/12/2023) sore. (Baskoro Septiadi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Kemenangan PSIS 1-0 atas PSS di Stadion Jatidiri Semarang Minggu (3/12/223) sore ternoda dengan kericuhan antar suporter di penghujung laga babak kedua.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Semarang, kericuan diduga diawali dari saling ejek chant di penghujung laga antara kelompok suporter PSS yang berada di tribun barat bagian selatan dan juga kelompok suporter PSIS Snex yang berada di tribun Utara.

Akibatnya oknum suporter PSS mulai mencoba merangsek ke tribun utara melalui tribun barat atas. Terjadi aksi saling lempar yang mengakibatkan penonton umum di tribun barat berhamburan.

Merasa tak terima, suporter Snex mencoba membalas dengan mendatangi tribun yang dihuni suporter PSS Sleman melalui sentelban yang membuat suasana semakin chaos.

Bahkan pertandingan akhirnya dihentikan oleh wasit Rio Permana Putera di menit ke-90 tanpa melanjutkan ke perpanjangan waktu.

Situasi yang tak terkendali membuat pemain, official dan penonton yang berada di tribun barat maupun sentel ban berhamburan.

Sejumlah orang mengalami luka akibat lemparan benda keras termasuk CEO PSIS Yoyok Sukawi yang menjadi korban aksi saling lempar."Mundur semua. Kita sudah menang, kenapa ribut?!" kata Yoyok mencoba menenangkan suporter.

Kepala bos PSIS bocor diduga terkena lemparan. Beruntung situasi tidak berlarut karena kedua kelompok suporter berhasil diredakan oleh panpel dan pihak keamanan.

"Alhamdulillah aman lur, mung keno jahitan 8. Tim medis panpel top, maturnuwun. Terima kasih doa nya sedulur sedulur semuanya, yang penting semua sudah aman dan sehat, psis dapat 3 poin penting," tulis Yoyok di Instagram pribadinya.

Duel antara PSIS versus PSS kemarin sejatinya berjalan cukup menarik. PSS yang banyak melakukan perombakan di jeda transfer putaran kedua mampu memberikan tekanan yang lumayan tinggi kepada rim tuan rumah.

Sebaliknya PSIS yang libur terlalu panjang tampil canggung dihadapan pendukung mereka. Wahyu Prasetyo dkk tampil seperti kehabisan bensin karena slelalu gagal mencetak peluang.

Beruntung di masa perpanjangan waktu babak pertama tim berjuluk Mahesa Jenar mendapat peluang melalui tendangan penalti karena wasit menganggap Carlos Fortes dilanggar di kotak terlarang. Fortes sendiri yang mengeksekusi penalti sukses membawa PSIS unggul 1-0 di babak pertama.

"Di babak pertama PSIS tidak main seperti biasa. Sementara PSS memberi tekanan. Kemudian saat break kita bicara dan berdampak di babak kedua. Ini game yang sulit tapi saya suka dengan fighting spirit pemain," kata head coach PSIS Gilbert Agius.

Di babak kedua Mahesa Jenar mulai menemukan bentuk permainan terbaik mereka. Beberapa peluang emas mampu diciptakan pemain-pemain andalan tuan rumah termasuk Taisei Marukawa namun masih belum bisa menambah gol.

"Mungkin karena kita tiga pekan tidak bermain sehingga kami memulainyabdengan sulit. Tapi memang Liga Indonesia tidak mudah semua game sulit, " sambung pelatih berpaspor Malta itu.

Sementara pelatih PSS Risto Vidakovic cukup menyayangkan hasil kekalahan lawan PSIS.

Padahal menurutnya tim berjuluk Super Elang Jawa saat ini sedang on fire usai menang 2-1 atas Barito Putera di laga sebelumnya.

"Kita sebenarnya bermain bagus terutama di babak pertama. Di babak kedua setelah PSIS mencetak gol kita lepas kontrol mereka menciptakan peluang," kata pelatih asal Serbia tersebut.

Atas hasil itu Mahesa Jenar saat ini masih berhasil bertengger di peringkat ketiga klasemen sementara dengan raihan 37 poin. Diperingkat pertama bertenger Borneo FC dengan 45 poin dan Persib Bandung di peringkat kedua dengan 38 poin. (bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#Mahesa Jenar #PSS #PSIS #SUPORTER #yoyok sukawi #liga 1