Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

DPC PDIP Surakarta Resmi Ganti Nahkoda, Aria Bima Gantikan FX Rudy

Khafifah Arini Putri • Selasa, 30 Desember 2025 | 23:49 WIB

  

Ketua DPC PDI Perjuangan Surakarta Aria Bima (tengah) usai pelantikan di Panti Marhaen, Selasa (30/12).
Ketua DPC PDI Perjuangan Surakarta Aria Bima (tengah) usai pelantikan di Panti Marhaen, Selasa (30/12).

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surakarta resmi miliki nahkoda baru.

Aria Bima Trihastoto, dilantik sebagai Ketua DPC periode 2025-2030, menggantikan FX Rudyatmo (Rudy) yang telah memimpin selama 25 tahun.

Pelantikan dilaksanakan di Kantor DPD PDI Perjuangan atau Panti Marhaen, Kota Semarang Selasa (30/12).

Pengukuhan dipimpin langsung oleh Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Kerakyatan DPP PDI Perjuangan, Sri Rahayu, didampingi Sekretaris DPD PDIP Jawa Tengah, Sumanto.

Ketua DPC PDIP Surakarta Aria Bima menjelaskan, pelantikan ini sekaligus menuntaskan sidang formatur yang sebelumnya sempat diskors.

Skorsing dilakukan karena masih diperlukan konsolidasi internal untuk menyatukan pandangan terkait format kepengurusan.

“Hari ini kami di minta menyelesaikan dari sidang formatur yang sempat diskors kemarin tanggal 28-29 (saat Konferda dan Konfercab PDIP Jateng) karena perlu ada konsolidasi penyatuan beberapa hal untuk DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta,” ujar Aria Bima.

Aria Bima menjelaskan, skorsing tersebut merupakan permintaan dari tim formatur yang ia pimpin sendiri.

Tujuannya tak lain agar bisa mendapatkan format kepengurusan yang paling sesuai dengan kondisi Kota Surakarta.

“Saya sebagai ketua formatur menyampaikan permintaan kepada pimpinan sidang formatur untuk Kota Solo masih perlu berembug dulu. Berembuk untuk menentukan format kepengurusan yang harus diisi personel-personel yang ada,” jelasnya.

Hasilnya, DPC PDIP Surakarta disepakati memiliki 21 pengurus inti. Jumlah ini bertambah dari format awal 15 orang, setelah mendapat persetujuan panitia Konfercab dan DPP.

Menurutnya, penambahan jumlah pengurus bukan tanpa alasan. Kompleksitas persoalan Kota Solo dinilai membutuhkan struktur organisasi yang lebih besar dan representatif. Sebab kata dia akan ada pemekaran wilayah.

“Jadi format 21 ini melihat realitas masalah di Kota Solo yang tidak bisa diselesaikan dengan formasi 15,” ungkapnya.

Pada kepengurusan baru itu, Aria Bima didampingi Rheo Yuliana Fernandez, sebagai Sekretaris dan Bambang Nugroho, sebagai Bendahara.

Arya Bima menyampaikan, kepengurusan harus menjadikan PDI Perjuangan Surakarta sebagai partai modern yang tetap berakar pada ideologi. Ia juga menekankan pentingnya memulihkan kepercayaan publik terhadap partai politik.

Pihaknya juga menyampaikan pesan dari Ketua Umum PDIP Perjuangan Megawati Soekarnoputri, yang memberikan perhatian khusus kepada Kota Solo untuk terjun langsung dalam melayani masyarakat.

“Ibu Mega selalu menekankan pada kami turun ke bawah layani masyarakat, dengarkan masyarakat, gelorakan pluralisme, gelorakan kebhinekaan, persatuan, wajah ke-Indonesiaan untuk persatuan seluruh masyarakat Kota Surakarta,” ungkapnya.

Mengenai mantan ketua FX Rudy, Aria Bima menegaskan semangat dan deikasinya tetap menjadi sumber inspirasi bagi kader PDIP Surakarta meski tidak lagi menjabat secara struktural.

"Pak Rudy itu sudah tidak lagi sebagai satu hal yang butuh formalism. Semangat, dedikasi, ketulusan, keikhlasan, pengorbanan Pak Rudi itu sudah menginternalisasi dari pengurus DPC, PAC dan ranting dan saya menyaksikan betul," pungkasnya. (kap)

Editor : Baskoro Septiadi
#pdi perjuangan #nahkoda baru #Kota Surakarta #Dewan Pimpinan Cabang #aria bima #fx rudy