RADARSEMARANG.ID--Pemilihan Gubernur (Pilgub) di Jawa Tengah menjadi sorotan.
Dua pensiunan perwira tinggi dengan bintang di pundak bertarung untuk memenangkan hati rakyat.
Pasangan calon (paslon) Andika Perkasa – Hendrar Prihadi diusung oleh pemenang pemilu 2024, yakni PDI Perjuangan.
Mereka berhadapan dengan paslon Ahmad Luthfi - Taj Yasin Maimoen yang diusung oleh Koalisi Indonesia Maju Plus (KIM Plus).
Diketahui KIM Plus terdiri dari 9 partai politik anggota KIM dalam pilpres 2024 dan beberapa partai di luar koalisi tersebut.
Anggota asli KIM ialah Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Demokrat, PAN, PSI, PBB, Partai Gelora, Partai Garuda.
Koalisi bertambah dengan bergabungnya PKS, PKB, PPP, Partai Perindo, dan Partai Nasdem. Sebab itulah disebut dengan KIM Plus.
Di Pilgub Jateng, PDI Perjuangan dikeroyok hampir semua partai peserta pemilu 2024.
Kanigoro Network melakukan survei terhadap pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah yang sudah mendaftarkan diri di KPU yakni pasangan bakal calon Andika Perkasa-Hendrar Pirhadi dan Ahmad Luthfi-Taj Yasin.
Pendiri Kanigoro Network Joko Kanigoro mengatakan survei elektabilitas pada pasangan bakal calon di Pilgub Jawa Tengah ini dilakukan pada 1-6 September 2024 di 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
Survei dilakukan menggunakan metode tatap muka melalui teknik pengambilan Simple Random Sampling dan Proporsional atas populasi wilayah, gender tingkat pendidikan, indek pendapatan dan usia responden 17 tahun ke atas.
"Sampel sebanyak 1.600 responden di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah dengan tingkat margin of error plus minus 2,8%," ucap Joko Kanigoro Senin (9/9/2024).
Joko Kanigoro menuturkan dari hasil survei yang dilakukan diketahui pasangan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin unggul di kalangan Gen x (lahir 1965-1980) dan Baby Boomers (1946-1964).
Sedangkan Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi unggul di Gen Z (1997-2012) dan Milenial (1981-1996).
Dijelaskan lebih lanjut, elektabilitas Ahmad Luthfi dan Taj Yasin di kelompok usia Gen X dan Baby Boomers sebesar 68,4% sedangkan Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi sebesar 37,7% dengan kategori pemilih di atas usia 40 tahun.
"Salah satu faktor unggulnya elektabilitas Ahmad Luthfi dan Taj Yasin karena figur Ahmad Luthfi dinilai dekat dengan Presiden Joko Widodo dan Presiden Terpilih Prabowo Subianto sehingga akan lebih mudah dalam mengakses pemerintah pusat dalam membangun provinsi Jawa Tengah mendatang," tutur Joko Kanigoro.
Pada kelompok usia Gen Z atau Zilenial dan Milenial, elektabilitas pasangan Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi atau Hendi sebesar 56,2 persen.
Sedangkan pasangan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin sebesar 43,8% dengan kategori pemilih usia 17 sampai 39 tahun.
"Salah satu faktor unggulnya elektabilitas Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi di kalangan anak muda atau kelompok zilenial dan milenial lebih pada figur Andika Perkasa sebagai tokoh nasional dan mantan Panglima TNI yang sudah dikenal oleh kalangan publik yang lebih luas," jelas Joko Kanigoro. (rls/ton)
Editor : Pratono