RADARSEMARANG.ID, Semarang - Peta politik pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah kian memanas.
Berdasarkan hasil survei muncul beberapa nama seperti Kepala LKPP Hendrar Prihadi, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, Eks Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen, dan lainnya masih mempunyai elektabilitasnya tinggi.
Akhir-akhir ini dari PDI Perjuangan bahkan muncul nama eks Jenderal Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa yang semakin menguat.
Ketika Kapolda Jateng Ahmad Luthfi dan Andika Perkasa benar-benar maju di Pilgub Jateng. Crazy Rich Grobogan Joko Suranto yang mendaftar bakal calon Gubernur Jawa Tengah melalui Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu pun mengaku tak minder melawan dua jenderal sekaligus.
“Joko Suranto minder, no way,” jelas Ketua DPP REI Joko Suranto usai menjadi narasumber pada event Jateng Omah Expo di Mal Ciputra, Kota Semarang, Rabu (24/7).
Bacagub Jateng dari PSI ini pun mengaku sampai saat ini masih fokus di Pilgub Jateng. Menurutnya muncul nama-nama dengan elektabilitas tinggi tak jadi masalah. Sebab hal itu tak berpengaruh baginya.
“Gapapa (muncul dua nama jenderal). Semakin banyak (calon) akan memunculkan yang terbaik,” tegasnya.
Lebih lanjut kata dia pihaknya masih menjalani proses yang ada. Sebab masih ada waktu selama satu bulan hingga penetapan bakal calon gubernur di KPU.
Pihaknya mengaku siapapun lawannya tak jadi masalah, karena nantinya masyarakat yang akan memilih calon pemimpin.
“Jadi yang penting buat saya adalah kita bisa menawarkan kepada masyarakat. Masyarakat yang berhak menilai. Tapi dalam menawarkan itu tetap harus memberikan edukasi bahkan buat pribadi saya harus memberikan kebaikan,” pungkasnya. (kap/bas)
Editor : Baskoro Septiadi