RADARSEMARANG.ID, PASANGAN Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka berpotensi besar mengandaskan Ganjar Pranowo-Mahfud MD dalam kontestasi Pilpres 2024 mendatang.
Disokong dengan elektabilitas tinggi hingga dukungan kuat Presiden Jokowi menjadi alasan Prabowo-Gibran berpeluang memenangkan Pilpres 2024.
“Sangat mudah bagi Prabowo-Gibran untuk mengalahkan pasangan Ganjar-Mahfud,” kata Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam, dalam keterangannya, Selasa (28/11/2023).
Baca Juga: Duet Paling Berdaulat, Prabowo-Gibran Semakin Menguat Menuju 2024
Saiful melanjutkan, jika Ganjar-Mahfud MD lolos ke putaran kedua, tidak mudah mengalahkan Prabowo-Gibran.
Hal itu dikarenakan elektabilitas Prabowo-Gibran tidak bisa tergoyahkan di posisi pertama dari berbagai lembaga survei.
“Kalaupun Ganjar-Mahfud masuk ke putaran kedua, di atas kertas sangat sulit untuk mengalahkan kekuatan Prabowo-Gibran,” lanjut Saiful.
Baca Juga: Pemimpin Berdaulat, Prabowo Semakin Dicintai Rakyat untuk Jadi Presiden 2024
Berdasarkan kepada data teranyar Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA periode 6-13 November 2023, elektabilitas Prabowo-Gibran masih kokoh di peringkat pertama.
Diikuti Ganjar-Mahfud MD dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
Di dalam survei tersebut, Prabowo-Gibran berhasil mengantongi dukungan sebesar 40,3 persen.
Disusul Ganjar-Mahfud MD dengan 28,6 persen dan Anies-Muhaimin dengan 20,3 persen.
Oleh karena itu, Saiful menekankan, rakyat Indonesia saat ini akan berbondong-bondong memilih dan mendukung Prabowo-Gibran sebagai penerus Presiden Jokowi.
Ia juga menegaskan, jika lolos ke putaran kedua, yang paling berat dihadapi Prabowo-Gibran adalah Anies-Muhaimin.
Baca Juga: PDIP dan Ganjar Melemah, Prabowo-Gibran Perlahan Raih Dukungan Masyarakat Jateng
“Ganjar-Mahfud bukan lawan sebanding Prabowo-Gibran. Bagi pasangan Prabowo-Gibran lawan terberatnya justru pasangan Anies-Muhaimin,” ujar Saiful. (web/ikl/isk)
Editor : Tasropi