Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Berharap Pengkab dan Pengkot Selaras dengan Pengprov PBSI

Agus AP • Senin, 16 Maret 2020 | 14:23 WIB
Ketua PBSI Jateng.(istimewa).(Akhmad Khafidz Basri Yusuf)
Ketua PBSI Jateng.(istimewa).(Akhmad Khafidz Basri Yusuf)
RADARSEMARANG.ID,- Jateng merupakan lumbung atlet bulu tangkis bertaraf nasional. Maka perlu ada penanganan khusus untuk mempertahankan gelar tersebut. Berikut bincang-bincang wartawan Jawa Pos Radar Semarang Dewi Akmalah bersama Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PBSI) Jateng Akhmad Khafidz Basri Yusuf.

Bagaimana kondisi perbulutangkisan di Jateng?

Prestasi perbulutangkisan Jateng masih stabil. Kami masih bisa mempertahankan gelar bahwa Jateng merupakan lumbung atlet bulu tangkis nasional. Selain itu, program pembinaan dan turnamen yang dilakukan sudah berjalan baik.

Berapa atlet bulu tangkis Jateng yang menjadi atlet nasional?

Jika dibandingkan dengan provinsi lain, Jateng menjadi penyumbang yang paling banyak. Hampir 40 persen atlet bulu tangkis nasional dari Jateng.

Apa langkah ketua PBSI Jateng untuk mempertahankan prestasi tersebut?

Ada tiga hal yang akan saya update dan menjadi fokus utama. Pertama, soal peningkatan kualitas pelatih, kedua, perbaikan kualitas kejuaraan dan ketiga, pendataan. Baik meliputi jumlah atlet yang aktif, sarana prasarana dan lainnya.

Upaya apa untuk meningkatkan kualitas pelatih?

Tentu, kalau ingin menciptakan atlet berprestasi, butuh pelatih jempolan. Untuk membentuk itu, kami akan beri program pelatihan dan bimbingan sebagaimana menjadi pelatih yang baik.

Bagaimana upayanya memperbanyak event bulu tangkis di Jateng?

Kami akan mengubah sistem. Akan kami tambah jumlah kejuaraan dari sebelumnya. Contoh, kalau sebelumnya kejuaraan tingkat remaja ke bawah belum ada open-nya. Mulai tahun ini, akan kami rancang. Jadi kalau sudah ada open, animo masyarakat jadi bertambah. Otomatis berdampak pada penjaringan bibit yang menjadi semakin mudah.

Adakah harapan untuk perbulutangkisan Jateng?

Saya sih inginnya secara organisasi semua Pengkab atau Pengkot bisa lebih aktif bekerja bersama kami. Sehingga perbaikam sistem yang kami lakukan seperti kejuaraan tingkat kota dan kabupaten semakin meningkat. Intinya bisa harmonis dan selaraslah antara Pengprov dan Pengkab/Pengkot yang ada. (*/ida)
Editor : Agus AP
#Berharap Pengkab dan Pengkot Selaras dengan Pengprov PBSI