CPNS Guru 2027 Bakal Dibuka, 30 Persen Formasi Disiapkan pada Tahap Awal

Deka Yusuf Afandi • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 09:46 WIB

 

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti

  

RADARSEMARANG.ID – Pemerintah menyiapkan langkah bertahap untuk mengatasi kekurangan guru di berbagai daerah di Indonesia. Salah satu langkah yang disiapkan yakni melalui pembukaan seleksi CPNS khusus formasi guru yang mulai diarahkan pada 2027.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengungkapkan, kebutuhan guru secara nasional saat ini mencapai sekitar 464.856 orang. Jumlah tersebut tersebar di berbagai wilayah dengan kebutuhan yang berbeda-beda, baik berdasarkan sekolah maupun mata pelajaran.

Menurut Mu’ti, pemerintah telah melakukan pembahasan bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) serta Kementerian Keuangan untuk memastikan data kebutuhan guru yang digunakan sebagai dasar penyusunan formasi.

“Terkait jumlah guru, itu sudah kami bahas dengan Kementerian PANRB juga Kementerian Keuangan. Jadi Insya Allah datanya itu sudah kami padankan dan sudah rapat berulang kali,” kata Mu'ti di Jakarta Pusat, Selasa (22/9).

Dari pembahasan tersebut, kebutuhan tenaga pendidik telah dipetakan secara lebih terperinci. Pemerintah tidak hanya menghitung jumlah guru secara keseluruhan, tetapi juga menyusun kebutuhan berdasarkan mata pelajaran dan sekolah.

Kendati demikian, angka kekurangan sekitar 464 ribu guru tersebut belum menjadi angka yang bersifat tetap. Pemerintah masih akan menyesuaikan data kebutuhan karena jumlah guru dapat berubah setiap tahun, salah satunya akibat adanya guru yang memasuki masa pensiun.

Baca Juga: Harga Emas Hari Ini 22 September 2026 Turun, Segini Harga Antam 1 Gram

Mu’ti menjelaskan, kondisi tersebut membuat pemenuhan kebutuhan guru tidak bisa dilakukan sekaligus. Pemerintah memilih menyusun strategi pengadaan guru secara bertahap dengan menggunakan data yang terus diperbarui.

“Di sinilah kemudian data itu kami buat secara dinamis yang mudah-mudahan nanti secara bertahap dapat kami lakukan pemenuhan jumlah guru,” ujarnya.

Dalam roadmap yang disiapkan, pemerintah menargetkan pemenuhan kebutuhan guru dilakukan dalam kurun waktu tiga tahun. Tahap pertama direncanakan berlangsung pada 2027 dengan jumlah pengangkatan sebesar 30 persen dari total kebutuhan 464.856 guru.

Jika dihitung berdasarkan angka kebutuhan tersebut, porsi 30 persen mencapai sekitar 139.457 guru. Selanjutnya, pemerintah kembali menargetkan pengangkatan 30 persen pada 2028 atau sekitar 139.457 guru.

Sementara itu, kebutuhan yang tersisa sebesar 40 persen akan dipenuhi pada 2029. Dengan demikian, sekitar 185.942 guru menjadi bagian dari target pemenuhan pada tahap terakhir tersebut.

“Jadi nanti roadmap-nya itu, 2027 kami akan mengangkat 30 persen dari kebutuhan 464 ribu itu, kemudian 30 persen lagi di tahun 2028 dan 2029 kami mengangkat 40 persen,” kata Mu'ti.

Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mengatasi ketimpangan jumlah tenaga pendidik di berbagai sekolah dan daerah. Pemenuhan formasi juga akan menyesuaikan kebutuhan riil yang telah dipetakan berdasarkan sekolah dan bidang studi.

Baca Juga: Gaji Manajer KopDes Merah Putih Disebut Capai Rp16 Juta, Benarkah? Ini Rincian yang Beredar

Menariknya, kesempatan mengikuti seleksi CPNS guru tersebut nantinya tidak hanya diperuntukkan bagi kelompok tertentu. Mu’ti menyebut seleksi akan dibuka secara terbuka sehingga guru honorer, guru yang telah berstatus PPPK, hingga lulusan baru atau fresh graduate memiliki kesempatan untuk mengikuti proses seleksi.

“Jadi kami terbuka, tetapi semuanya berbasis seleksi, sehingga yang disampaikan pimpinan InsyaAllah akan dapat bisa dipenuhi melalui seleksi terbuka tersebut,” kata Mu’ti.

Dengan skema tersebut, pengadaan CPNS guru pada 2027 tidak hanya menjadi jalur bagi tenaga pendidik yang sudah mengajar, tetapi juga membuka peluang bagi lulusan baru yang memenuhi persyaratan. Namun, seluruh calon tetap harus mengikuti mekanisme seleksi yang ditetapkan pemerintah.

Pemerintah sendiri masih akan melakukan penyesuaian data kebutuhan guru dari waktu ke waktu. Sebab, selain kekurangan yang sudah tercatat, kebutuhan baru dapat muncul akibat adanya guru yang pensiun maupun perubahan kebutuhan tenaga pendidik di masing-masing sekolah.

Karena itu, angka 464.856 guru yang saat ini menjadi dasar penyusunan roadmap masih dapat berubah mengikuti kondisi terbaru. Pemenuhan kebutuhan tersebut juga direncanakan berjalan secara bertahap hingga 2029.

Bagi guru honorer, PPPK maupun fresh graduate yang berencana mengikuti seleksi CPNS guru, rencana ini menjadi informasi penting untuk mulai memantau perkembangan kebijakan pemerintah. Detail mengenai jumlah formasi per daerah, mata pelajaran, persyaratan, jadwal pendaftaran dan mekanisme seleksi masih menunggu penetapan lebih lanjut dari pemerintah.(dka)

 

 

Editor : Baskoro Septiadi
CPNS Guru 2027 formasi CPNS guru 2027 seleksi CPNS guru 2027 CPNS formasi guru pengangkatan guru 2027 CPNS