RADARSEMARANG.ID — Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan tunjangan kinerja (tukin) para ASN/PNS Kementerian ESDM bakal naik hingga 100 persen.
Namun, ia tidak mendetailkan mulai kapan kenaikan akan dilakukan.
“Pekerjaan saya yang paling berat menjadi menteri ESDM adalah bagaimana menaikkan tukin 100 persen dalam waktu dua bulan, dan Alhamdulillah di Desember selesai. Tugas saya berikut lagi adalah bagaimana Keppres berlaku selama-lamanya, tidak lagi bertahap atau berperiode,” kata Bahlil dalam hari Pertambangan (27/10).
Menurut Bahlil, kenaikan tukin PNS Kementerian ESDM ini bahkan sudah direstui oleh Presiden Prabowo Subianto yang ditandai dengan penandatanganan keputusan presiden (kepres).
“Beliau menandatangani kepada saya, Pak Menteri, saya tanda tangan (kenaikan tukin) ini sebagai bentuk penghargaan negara kepada aparat negara yang ada di ESDM,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa siap mencairkan tukin para ASN Kementerian ESDM yang naik 100 persen.
Kenaikan tukin para ASN Kementerian ESDM ini disampaikan langsung oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang menyebutkan kebijakan tersebut telah direstui oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Kalau perintah presiden kan tidak bisa dilawan. Pasti siap. Paling diskusi sedikit ‘Pak jangan 100 persen, kurang sedikit’ misalnya kalau anggarannya tidak cukup,” jawab Purbaya (27/10/2025).
“Saya nggak tahu. Kalau ada surat dari perintah Kementerian ya kita ikut. Cuma saya belum tahu. Anggarannya sudah ada semua, cuma saya belum tahu untuk ESDM seperti apa. Jadi belum sampai, nanti kalau sampai saya akan jelaskan,” bebernya.
Lagipula, prosedur kenaikan tukin untuk ASN butuh waktu panjang.
Sebab, harus ada surat persetujuan Kemenpan RB, setelah itu baru masuk ke Kementerian Keuangan.
“Biasanya PAN RB ada prosedurnya tuh. Kalau semua sudah selesai ya kita ikut lah,” tutupnya. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi