RADARSEMARANG.ID, Semarang — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto melakukan kunjungan ke Istana Kepresidenan Yogyakarta yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Ngupasan, Gondomanan, Kota Jogja, Minggu (9/2).
Kunjungan tersebut untuk melakukan pengecekan tempat yang rencananya akan dipergunakan sebagai titik kumpul para kepala daerah.
“Mungkin para kepala daerah berkumpul disini (Istana Kepresidenan Yogyakarta) sebelum bersama dengan bus berangkat ke Magelang,” ujar Bima Arya Sugiarto saat ditemui di komplkes Istana Kepresidenan Yogyakarta, Minggu (9/2).
Ia memastikan agenda pelantikan seluruh kepala daerah terpilih dilaksanakan di Jakarta tanggal 20 Februari.
Setelah dilantik, mereka akan mengikuti pembekalan bersama Presiden Prabowo Subianto beserta menteri-menteri pada tanggal 21 Februari 2025 di Magelang, Jawa Tengah.
“Terdapat 505 kepala daerah baik gubernur, bupati/walikota yang akan dilantik langsung oleh Presiden,” tuturnya.
Istana Kepresidenan Yogyakarta menjadi salah satu opsi titik berkumpul para kepala daerah se Indonesia.
Ia juga menilai Gedung Istana Kepresidenan Yogyakarta sangat memungkinkan dipakai untuk opsi titik kumpul tersebut.
“Bisa diadakan dengan sangat sederhana dan simpel, disini hanya titik temu saja,” jelasnya.
Kunjungan tersebut sekaligus melakukan pengecekan titik-titik yang akan dipergunakan saat acara.
Diantaranya parkir, gerbang masuk dan beberapa ruangan-ruangan di Istana Kepresidenan Yogyakarta.
505 kepala daerah yang mengikuti pembekalan di Magelang adalah mereka yang tidak ada gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK) dan dismisal.
Beberapa yang masih menjalani proses di MK nanti pembekalan akan dilakukan sesuai dengan keputusan MK terkait waktunya.
“Karena kan putusan MK mungkin berbeda-beda, tergantung kasusnya,” jelasnya.
Skema keberangkatan para kepala daerah belum diketahui secara mendetail. Apakah sama-sama dari Bandara Addisutjipto, Sleman seperti saat pembekalan Kabinet Merah Putih atau seperti apa.
Namun dirinya mempunyai dua opsi yakni berkumpul di Istana Kepresidenan Yogyakarta terlebih dahulu atau dari bandara langsung menuju ke Magelang, Jawa Tengah.
Setelah melakukan pengecekan Istana Kepresidenan Yogyakarta, ia akan langsung menuju ke Akademi Militer (Akmil), Magelang atau lokasi pembekalan untuk melakukan pengecekan dan koordinasi dengan pihak Akmil.
Kemungkinan dirinya juga akan menginap di Magelang malam ini.
“Mau ngecek kondisi tenda-tendanya, cek saluran air dan sebagainya,” bebernya.
Agenda pembekalan para kepala daerah yang telah dilantik tersebut merupakan fenomena atau program baru.
Lokasi di Magelang telah dipersiapkan oleh Presiden menjadi tempat pembekalan para pejabat seperti yang diawali dari Kabinet Merah Putih beberapa waktu lalu.
“Di sana sudah ada tempatnya, daripada mengeluarkan anggaran lagi untuk tempat lain, lebih efektif di sana,” tuturnya.
Selama tujuh hari, para kepala daerah akan mendapatkan materi tentang tupoksi sebagai kepala daerah.
Selain itu, presiden dan para menteri juga akan memberikan delapan asta cita dalam agenda pembekalan di Magelang.
Asta cita adalah misi presiden dan wakilnya untuk mewujudkan visi Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045.
Materi pembekalan kaitannya dengan efisensi anggaran juga dipastikan akan turut disampaikan.
Menteri Keuangan, Sri Mulyani yang turut hadir pembekalan akan menyampaikan bersama timnya.
“Kami harus selaraskan semua pemahaman, dukungan pemerintah daerah terhadap efisiensi anggaran harus clear dan jelas,” jelasnya.
Kemendagri saat ini juga sedang melakukan penyusunan Surat Edaran (SE) tindak lanjut Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025.
SE tersebut sebagai panduan bagi kepala daerah untuk melaksanakan efisiensi di daerahnya masing-masing.
Sebanyak 505 kepala daerah baik gubernur, bupati/walikota akan mengikuti pembekalan tersebut.
Namun lain halnya dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Hamengku Buwono X (HB X) yang dimungkinkan tidak mengkuti pembekalan. Hal itu karena HB X statusnya sudah Gubernur DIY yang ditetapkan dan menjabat periode 2022-2027.
“Ngarso Dalem itu sudah bertugas dan sudah dilantik yang masa jabatannya sampai tahun 2027 kalau tidak salah,” bebernya.
Mudah-mudahan Ngarso Dalem juga berkenan membersamai nanti ketika misalnya diskenariokan berkumpul di sini.
Materi yang akan disampaikan dalam retreat kepala daerah di antaranya terdiri dari tiga hal.
Pertama, tugas pokok dan fungsi (tupoksi) kepala daerah;
kedua, program Asta Cita yang akan dipaparkan oleh para menteri terkait; serta ketiga, pembekalan dari Lemhannas.
Selain itu, Kementerian Keuangan juga akan memberikan pemahaman terkait efisiensi anggaran, serta peran pemerintah daerah dalam mendukung efisiensi tersebut. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi