Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Pameran Otomotif Jadi Pengungkit Pertumbuhan Ekonomi Jateng

Ida Nor Layla • Kamis, 19 Oktober 2023 | 14:02 WIB
PEMBUKAAN GIIAS 2023 : Sekretaris Daerah Provinsi Jateng Sumarno  di sela pembukaan GIIAS Semarang 2023 di Marina Convention Center, Rabu, 18 Oktober 2023.
PEMBUKAAN GIIAS 2023 : Sekretaris Daerah Provinsi Jateng Sumarno di sela pembukaan GIIAS Semarang 2023 di Marina Convention Center, Rabu, 18 Oktober 2023.

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG–Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Semarang 2023 diyakini menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi di Jateng. Selain meningkatkan penjualan kendaraan bermotor, juga mendongkrak penerimaan bea balik nama dan pajak kendaraan bermotor.

"Kami dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng dan pemerintah kabupaten/kota punya pamrih yang besar kaitannya dengan kendaraan bermotor," kata Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno  di sela pembukaan GIIAS Semarang 2023 di Marina Convention Center, Rabu, 18 Oktober 2023.

Dibeberkan Sumarno, penopang terbesar pendapatan asli daerah (PAD) Jateng berasal dari sektor pajak, utamanya dari pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor. Karenanya, ajang GIIAS yang berlangsung pada 18-22 Oktober 2023, diharapkan mampu mendongkrak perekonomian di Jateng.

Pameran otomotif yang diikuti sebanyak 14 pabrikan kendaraan bermotor ini menampilkan puluhan merek produk terbaru. Pameran tersebut bisa menjadi ajang bagi masyarakat Jateng untuk melihat berbagai inovasi dunia otomotif, sehingga tertarik dan terjadi transaksi. 

"Harapan kami masyarakat Jateng tertarik, sehingga pertumbuhan kendaraan di Jateng meningkat. Dengan demikian, penerimaan pendapatan asli daerah di Jateng juga meningkat," harap Sumarno. 

Sementara itu, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian, Taufiek Bawazier mengatakan, sektor otomotif mempunyai pengaruh luas di berbagai bidang, meliputi bidang industri tekstil, industri baja, pajak daerah, pajak penghasilan atau PPH, pajak barang mewah, dan sebagainya. Bahkan,  terdapat sekitar 1,5 juta orang bekerja di sektor otomotif.

"Kita sudah komitmen bahwa Jateng harus dijadikan tempat untuk internasional exhibition, tepatnya di Kota Semarang. Karena kami melihat bahwa potensi  pendapatan dari sektor otomotif ini cukup besar," kata Taufiek.

Menurutnya, sektor otomotif berkontribusi terhadap pendapatan asli daerah, membuka lapangan pekerjaan, serta sebagai pahlawan devisa negara. Tercatat, hingga September 2023, Indonesia mengekspor 3.800 unit mobil ke 100 negara.

"Sebentar lagi, kita mempunyai sektor untuk pembuatan pabrik listrik. Sampai hari ini ada tiga pabrik listrik yang sudah siap produksi. Di Indonesia baru 100 per seribu penduduk yang punya mobil," pungkasnya. (*/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#GIIAS Semarang 2023 #pameran otomotif #Tingkatkan Pajak #Bea Balik Nama Kendaraan Bermootor