RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Setelah vakum hampir tiga tahun, BPJS Ketenagakerjaan akhirnya kembali membuka rekrutmen karyawan baru. Langkah ini disambut positif, termasuk oleh jajaran BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pekalongan.
Menariknya, rekrutmen kali ini tak hanya membuka peluang luas bagi masyarakat umum, tetapi juga memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas serta fokus memperkuat layanan di wilayah Indonesia bagian timur.
Rekrutmen resmi dibuka sejak Sabtu (11/4/2026) melalui laman resmi bpjsketenagakerjaan go id. Sejumlah posisi strategis disediakan, di antaranya Customer Service Officer untuk penempatan seluruh Indonesia, serta Account Representative Perwakilan yang diprioritaskan untuk wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga Papua.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Ungaran Serahkan Santunan Jaminan Kematian Senilai 258 Juta
Direktur Human Capital dan Umum BPJS Ketenagakerjaan, Harjono Siswanto, menegaskan bahwa pembukaan rekrutmen ini menjadi bagian dari strategi penguatan layanan sekaligus memperluas jangkauan perlindungan pekerja, khususnya di wilayah yang selama ini masih membutuhkan perhatian lebih.
“Penambahan SDM ini kami arahkan untuk memperluas cakupan layanan, terutama di Indonesia bagian timur, sekaligus menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dan merata bagi seluruh pekerja,” ujarnya.
Tak hanya itu, BPJS Ketenagakerjaan juga menegaskan komitmennya terhadap inklusivitas dengan membuka peluang bagi penyandang disabilitas untuk mengikuti proses seleksi.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi. Keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya dan meraih cita-cita,” tambahnya.
Kebijakan ini sejalan dengan strategi 3C yang diusung BPJS Ketenagakerjaan, yakni Coverage (perluasan kepesertaan), Care (peningkatan kualitas layanan), dan Credibility (penguatan kepercayaan publik melalui proses yang transparan dan profesional).
Sementara itu, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Pekalongan, Widhi Astri Aprillia Nia, menyambut baik rekrutmen ini. Menurutnya, langkah tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kualitas SDM sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Setelah hampir tiga tahun tidak ada rekrutmen, ini menjadi peluang besar untuk menghadirkan talenta-talenta baru yang mampu mendukung peningkatan layanan, termasuk menjangkau wilayah-wilayah yang masih membutuhkan perhatian lebih,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).
BPJS Ketenagakerjaan juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap potensi penipuan dalam proses rekrutmen. Seluruh tahapan seleksi dilakukan secara profesional dan tidak dipungut biaya apapun.
"Dengan pembukaan rekrutmen ini, BPJS Ketenagakerjaan berharap dapat memperkuat perannya dalam memberikan perlindungan sosial yang merata, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh pekerja di Indonesia," tutupnya.(han)
Editor : Tasropi